KUPANG---Media massa, terutama media mainstream, mesti menjaga netralitasnya dalam proses pemilihan kepala daerah (Pilkada) di NTT. Netralitas media ikut menjaga proses dan tahapan pilkada menuju hasil yang baik dan berkualitas.

Tema tentang netralitas media dalam pemberitaan pilkada menjadi topik diskusi publik di Lembaga Penyiaran Publik (LPP) RRI Kupang, Senin (5/2/2018) petang. Diskusi itu menampilkan lima narasumber, masing-masing Ir. H. Ikman Posumah, M.Si, Kepala LPP RRI Kupang, Tony Kleden, Wakil Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) NTT, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) NTT, Eksi Edison Riwu, Jemris Fointuna  dari Bawaslu NTT dan Stevie Johannes (Pemimpin Redaksi Victory News).

Hadir di studio RRI dalam diskusi yang disiarkan secara langsung oleh RRI Kupang itu sejumlah wartawan di Kupang. Diskusi itu dipandu Aser Rihi Tugu dari RRI Kupang.

Menurut Tony Kleden, Wakil Ketua PWI NTT, netralitas media dalam pilkada itu harga mati. Meski mengharapkan media benar-benar netral dalam pemberitaan pilkada  itu sangat sulit, tetapi mesti ada niat yang tulus dan itikad baik dari media dan wartawan untuk menjaga netralitas.

Menurut Tony, bagi media kontestasi seperti pilkada itu tidak hanya bernilai berita, tetapi juga bernilai uang. “Karena bagaimana pun media juga merupakan institusi bisnis. Pilkada itu lahan juga bagi media mencari uang,” kata Tony Kleden.

Yang perlu dilakukan, kata Tony, adalah menjaga agar kepentingan bisnis dan fungsi kontrol media tetap terjaga. “Artinya media mesti bersikap adil terhadap semua calon yang bertarung, memberi porsi yang sama banyak kepada semua calon,” kata Tony.

Stevie Johanes, Pemimpin Redaksi Harian Victory News, sependapat dengan Tony. Menurutnya, netralitas media itu bisa dijaga dengan memberi pembekalan dan rujukan aturan kepada para wartawan.

Jemris Fointuna, komisioner Bawaslu NTT juga sangat  menekankan netralitas media dalam pemberitaan pilkada. “Kita akan pantau dan mengambil tindakan tegas terhadap media yang tidak menjaga netralitasnya. Tetapi sejauh ini media-media di NTT masih cukup baik dan kondusif,” kata Jemris.  (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi