KUPANG—Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT, Jumat (9/2/2018), mnenggelar rapat koordinasi (Rakor) dengan tim kampanye bakal pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT. Rakor itu membahas antara lain empat zona kampanye.

 

Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, dalam sambutannya ketika membuka rakor yang berlangsung  di Aula KPU NTT itu mengatakan, rakor yang  digelar hari ini adalah yang kedua kalinya. KPU sudah menyiapkan jadwal kampanye.  

 

Karena itu selaku penyelenggara, kata Maryanti, KPU berharap setiap tim kampanye sudah menyiapkan draft dana kampanye selama 129 hari masa kampanye.

 

"Kami sangat berharap hari ini kita sudah mendapatkan draft dana kampanye sehingga kami di KPU bisa menetapkan batas dana kampanye pasangan calon gubernur dan wakil gubernur," tegasnya.

 

Untuk memastikan berbagai kegiatan kampanye yang mencapai 129 hari, kata Maryanti, maka perlu koordinasi yang intens dengan KPU agar seluruh kegiatan kampanye bisa dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku sehingga tidak ada aturan yang dilanggar saat kampanye.

 

"Lima belas Februari kita sudah mulai melakukan deklarasi kampanye damai sampai dengan tanggal 23 Juni, yakni mencapai 129 hari masa kampanye. Kami juga memantau pergerakan masa kampanye pasangan calon sehingga tidak ada yang melanggar  pada masa kampanye," katanya.

 

Sementara Komisioner KPU NTT, Yosafat Koli, ketika membahas materi tentang zona kampanye menegaskan, kegiatan kampanye berhubungan dengan pihak lain seperti pengamanan dan persiapan alat peraga kampanye. ”Jika kita mulai kampanye dari tanggal 15 Februari dan berakhir pada 23 Juni, maka ada 129 hari masa kampanye yang akan digunakan untuk kampanye di zona yang telah ditentukan,” kata Yosafat.

 

Yosafat menjelaskan, KPU NTT sudah menetapkan empat zona kampanye. Satu  zona ada enam kabupaten untuk empat kali simulasi di zona-zona tersebut. Untuk satu zona diberikan interval waktu delapan hari bagi pasangan calon untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat pada satu zona tersebut.

 

Yosafat menyebut empat zona itu masing-masing, Zona l  : daratan Timor  meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka,. Zona ll : Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, Sabu dan Rote.  Zona lll : Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada  dan Nagekeo. Sedangkan  Zona lV : Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor. 

 

Sedangkan Komisioner KPU NTT, Gazim, mengatakan satu zona dengan interval waktu delapan hari di enam kabupaten sudah sangat maksimal untuk pasangan calon berinteraksi dengan masyarakat dan juga mempunyai ruang untuk mempersiapkan diri dan interval waktu untuk berpindah ke kabupaten lainnya.

 

Diharapkan seluruh tim kampanye menyesuaikan dengan waktu dan zona yang sudah ditetapkan, sehingga tidak ada lagi tim kampanye lain yang melakukan kampanye di zona dan waktu milik pasangan calon lain.  "Kami sudah menetapkan zona dan waktu kampanye pasangan calon. Bagaimana memobilisasi tim kampanye dari daerah yang satu ke daerah lain sehingga kami memberikan ruang kepada tim kampanye untuk membentuk tim sampai ke kecamatan," tegasnya. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi