KUPANG---Polda NTT akan mengerahkan dua pertiga personil untuk mengamankan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di NTT, baik pilkada 10 kabupaten maupun pemilihan gubernur.

 

Kapolda NTT, melalui Karo Ops Polda NTT, Kombes Pol. Drs. Rudi Kristantyo M.M, mengatakan hal itu ketika mengikuti rapat koordinasi dengan KPU NTT dan tim kampanye pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di Aula KPU NTT, Jumat (9/2/2018) sore.

 

Untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT serta pemilihan bupati dan wakil bupati  tahun 2018 di sepuluh kabupaten di NTT, Polda NTT sudah menyiapkan personilnya untuk pengamankan. 

 

Polda NTT, kata Kristantyo, bahkan akan menurunkan 1.700 personil pengamanan saat masa kampanye gubernur-wakil gubernur dan juga 300-400 personil untuk pemilihan bupati dan wakil bupati. Personil tersebut akan ditempatkan pada kompi-kompi yang sudah dibagi untuk pengamanan massa kampanye.

 

”Kami sudah menyiapkan dua pertiga personil atau 1.700 personil yang akan mengamankan pemilihan Gubernur-dan Wakil Gubernut NTT dan juga pemilihan bupati dan wakil bupati di 10 kabupaten di NTT. Kami akan bagi ke kompi-kompi dan kami akan sesuaikan dengan kekuatan dari massa saat kampanye. Jika massanya hanya 1.000 kami akan turunkan 500 -600 personil, ya satu berbanding dua,” imbuhnya.

 

Untuk pengamanan kampanye di satuan kerja atau satuan wilayah di kabupaten, kata Kristantyo, jumlah personilnya akan disesuaikan dengan jumlah personil yang ada di wilayah tersebut. Namun instruksinya tetap dua per tiga dari jumlah personil di wilayah tersebut yang bisa mencapai 300 personil.

 

Menurut Kristantyo, pihaknya juga telah mendapat bantuan pengamanan dari pusat untuk beberapa kabupaten yang sangat rawan saat pemilihan bupati dan wakil bupati seperti Sumba Barat Daya. “Untuk Kabupaten Sumba Barat Daya dari Mabes sangat memperhatikan kabupaten tersebut sehingga jumlah kekuatan pengamanan lebih besar dari kabupaten-kabupaten lain. Dan kami juga sudah mengirimkan tim suspensi untuk melakukan kegiatan pemantauan, dan setelah itu kami akan menurunkan tim brimob Polda NTT untuk pengamanan di kabupaten tersebut,” tegasnya.

 

Kristantyo juga menegaskan, Polda NTT sudah menyiapkan personil yang khusus mengawal yang dilengkapi dengan senjata secara pribadi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur. Satu pasangan calon akan mendapatkan empat personil untuk dua shift dan khusus untuk Ibu Emelia Nomleni sudah disiapkan Polwan empat personil untuk mengawalnya secara pribadi saat masa kampanye. Pengawal pribadi tersebut akan bertugas saat penetapan calon gubernur dan wakil gubernur tanggal 12 Februari mendatang.

Kristantyo  mengatakan, ketua KPU dan anggota KPU juga akan mendapatkan pengawal pribadi untuk pengamanan jika dibutuhkan.  (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi