KUPANG---Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT meminta empat pasangan calon  Gubernur-Wakil Gubernur NTT mengedepankan kampanye damai. Kampanye damai dapat menjadi bagian pembelajaran politik yang baik dan sehat bagi masyarakat.

 

Permintaan  itu dikemukakan Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, dalam sambutannya pada acara Deklarasi Kampanye Damai di Aula El Tari Kupang, Kamis (15/2/2018).  Deklarasi damai itu dihadiri unsur Forkopimda, jajaran penyelenggara Pilkada seperti KPU dan Bawaslu, semua pasangan calon serta ratusan massa pendukungnya.

 

Maryanti mengharapkan agar semua pasangan calon menampilkan hal-hal yang bersifat edukatif dengan menyampaikan informasi yang benar serta meningkatkan kesadaran hukum masyarakat.

 

“Kita awali masa kampanye dengan deklarasi kampanye damai dari keseluruhan waktu kampanye 129 hari. Hari ini merupakan hari bersejarah karena kita bisa hadiri deklarasi damai yang merupakan tahapan penting dalam pilkada. Selama 129 hari pasangan calon dan tim kampanye akan melaksanakan kampanye di seluruh wilayah NTT sesuai dengan pembagian zona dan jadwal yang telah ditetapkan oleh KPU NTT,” tegas Maryanti.

 

Maryanti mengharapkan semua pasangan calon dan tim kampanye tidak melanggar ketentuan kampanye. Dia menyebut  bentuk kegiatan kampanye seperti pertemuan terbatas, tatap muka atau dialog, penyebaran bahan kampanye, debat publik terbuka antarpasangan calon,  rapat umum, kampanye melalui media cetak dan elektronik yang tidak boleh melanggar ketentuan.

 

“Pasangan calon diperbolehkan melakukan kegiatan kampanye lain yang tidak menyalahi aturan dalam peraturan KPU No. 4 tahun 2017 seperti gerak jalan santai, iklan melalui media massa dan lain-lain," katanya.

 

Maryanti juga mengajak pasangan calon agar melaksanakan kampanye dengan menjunjung tinggi nilai Pancasila. "Berikan informasi yang baik dan benar, jalin komunikasi yang baik serta hormati perbedaan agama suku, ras dan agama, sopan, tertib, edukatif dan tidak bersikap provokatif. Kegiatan kampanye dan tahapan pilkada akan terus diawasi oleh Bawaslu dan Panwaslu. Oleh karena itu pasangan calon dan tim sukses agar memperhatikan larangan-larangan pelaksanaan kampanye sehingga tidak melanggar dan menyalahi aturan," tegasnya.

 

Sementara Ketua Bawaslu NTT, Thomas Djawa, mengatakan, kedamaian dan situasi yang kondusif merupakan harapan semua orang dalam masa kampanye. Karena itu pasangan calon dan tim kampanye harus selalu memperhatikan hal-hal tersebut sehingga masyarakat tetap dalam keadaan aman. "Kita harus menjaga agar situasi di NTT tetap kondusif sehingga pesta demokrasi di Flobamora ini tetap berlangsung dengan aman dan damai," tegas Djawa.

 

Djawa meminta pasangan calon wajib konsisten dengan zona kampanye sehingga tim kampanye dalam melakukan seluruh kegiatan kampanye berada dalam zona kampanye yang telah ditentukan oleh KPU NTT.

 

Djawa juga mengingatkan tim kampanye yang bergiat melakukan kampanye adalah tim yang namanya sudah terdaftar di KPU NTT. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi