KUPANG—Ternyata sebanyak 1.126.983 dari  3.785.681 penduduk wajib memiliki KTP elektronik (e-KTP) di NTT belum melakukan perekaman. Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi kabupaten terbanyak yang warganya belum melakukan perekaman.

 

"Data terakhir yang kami miliki masih tersisah 29,77 persen atau 1.126.983 penduduk yang belum memiliki KTP elektronik," kata Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, dalam Deklarasi Kampanye Damai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTT di Aula El Tari, Kupang, Kamis (15/2/2018).

 

Ia mengatakan dari jumlah sebanyak 3.785.681 penduduk di NTT yang wajib e-KTP, baru 2.658.698 orang yang memilikinya. Jumlah masyarakat yang belum memiliki e-KTP itu tertinggi di Kabupaten Sumba Barat Daya yang  mencapai 64,36 persen dan terendah di Kabupaten Sumba Tengah 5,92 persen.

 

Maryanti berharap agar para pasangan calon dalam melakukan kampanye juga turut mendorong konstituennya yang belum memiliki KTP elektronik atau belum melakukan perekaman agar segera direalisasikan. "Sehingga partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan hak pilihnya lewat pesta demokrasi pilkada tidak terhambat," kata Maryanti.

 

Maryanti mengatakan, sebagai penyelenggara KPU sudah mendorong pemerintah agar mencari solusi bersama untuk menuntaskan persoalan tersebut. "Melalui petugas pemutakhiran data pemilih pada saat Coklit kami juga sudah mendorong masyarakat agar segera melakukan perekaman," kata Maryanti.

 

Ia menambahkan, para pasangan calon akan menjalani masa kampanye mulai 15 Februari 2018 hingga 129 hari ke depan dengan metode kampanye yang telah ditentukan berdasarkan Peraturan KPU Nomor 4 Tahun 2017.

 

KPU NTT telah membagi wilayah provinsi berbasis kepulauan itu dalam empat zona kampanye dengan tiap zona meliputi enam kabupaten/kota.  Untuk satu zona diberikan interval waktu delapan hari bagi pasangan calon untuk bisa berinteraksi dengan masyarakat pada satu zona tersebut.

 

Empat zona itu yakni zona satu daratan Timor meliputi Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Belu dan Malaka. Zona dua meliputi Sumba Timur, Sumba Tengah, Sumba Barat dan Sumba Barat Daya, Sabu dan Rote.

 

Zona tiga meliputi Manggarai Barat, Manggarai, Manggarai Timur, Ngada dan Nagekeo. Sedangkan zona empat meliputi Kabupaten Ende, Sikka, Flores Timur, Lembata dan Alor.   (antara/tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi