KUPANG---Debat putaran kedua Pemilihan Gubernur NTT, Selasa (8/5/2018) besok membedah topik penataan birokrasi dan pemberantasan korupsi.  Debat tetap berlangsung di studio iNews TV Jakarta.

 

Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli, ketika dihubungi melalui Whatshapp, Senin (7/5/2018) siang mengatakan, tema penataan birokrasi dan pemberantasan korupsi dipilih karena penataan birokrasi sangat penting dalam pemerintahan.

 

"Tema ini diusung karena penataan birokrasi sangat penting dalam sebuah pemerintahan. Dengan adanya pengelolaan pemerintahan yang baik, maka korupsi akan minim terjadi. Dengan tema besar ini masyarakat NTT dapat menilai dengan baik seorang pemimpin yang akan dipilihnya kelak," tegas Yosafat.

 

Pertanyaan debat dengan tema ini disusun tiga panelis, yakni Dr. David Pandie (akademisi Undana), Dr. Laurensius Sayrani (penggiat pemberantasan korupsi/dosen Undana), dan Darius Beda Daton, SH (Ketua Ombudsman NTT).

 

Ketiga panelis, kata Yosafat, dipandang tepat sesuai dengan tema debat putaran kedua.  “Ada unsur akademis, penggiat pemberantasan korupsi, serta dari Ombudsman yang mengamati pelayanan publik, sehingga pertanyaan benar-benar sesuai tema yang diusung,” kata Yosafat.

 

Yosafat sangat berharap masyarakat NTT dapat menyaksikan debat putaran kedua ini. "Kami sangat berharap debat kedua besok berjalan dengan baik sehingga masyarakat dengan benar menentukan pilihan dengan menyaksikan debat antarpaslon,"  kata Yosafat. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi