KUPANG--Dua bakal calon (Balon) DPD NTT, yakni Irfan Rondon dan Muhamad Sale Gawi, dinyatakan gugur oleh KPU NTT karena tidak memasukkan dokumen perbaikan  sesuai jadwal yang ditentukan. Jadwal perbaikan dokumen balon DPD NTT berakhir 20 Mei pukul 24.00 Wita.

 

Dari 41 bakal calon DPD NTT, 15 sudah lolos tahap verifikasi administrasi sehingga 26 bakal calon harus melakukan perbaikan dokumen sampai dengan tanggal 20 Mei pukul 24.00 Minggu malam. Namun yang memasukkan perbaikan dokumen hanya 24 bakal calon, dua balon tidak memasukkan dokumen perbaikan  sehingga dinyatakan gugur.

 

Anggota Komisioner KPU NTT,  Theresia Siti, Senin (21/5/2018) pagi mengatakan, hingga pukul 24.00 Wita Minggu malam hanya 24 dari 26 bakal calon yang memasukkan dokumen perbaikan, sehingga dua bakal calon dinyatakan gugur secara resmi sesuai dengan peraturan yang ada. 

 

"Jadwal perbaikan dokumen calon DPD NTT berakhir 20 Mei 2018 pukul 24.00 wita. Namun Kedua bakal calon tersebut tidak memasukkan perbaikan dokumen sesuai dengan jadwal yang ditentukan sehingga secara resmi dinyatakan gugur," tegas Siti.

 

Menurut Siti, sesuai Peraturan KPU, perbaikan atau penambahan kelengkapan dukungan dilakukan sampai batas waktu terakhir masa penyerahan dukungan yang telah ditentukan. Jika dalam tenggang waktu itu tetap tidak memenuhi syarat batas minimal dukungan dan persebaran dukungan, maka penyerahan dukungan tidak dapat diterima dan tidak dilakukan penelitian administrasi. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi