KUPANG—Debat putaran ketiga pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur NTT diharapkan lebih baik lagi dari debat putaran pertama dan kedua. Pada debat ketiga 23 Juni mendatang, empat pasangan calon diharapkan menyampaikan visi dan misi secara baik dan benar.

 

Debat putaran ketiga, atau debat terakhir itu,  mengambil tema "Pendidikan dan Kesehatan". Empat pasangan calon diharapkan memberikan pemikiran-pemikirannya bagaimana mencermati masalah pendidikan maupun kesehatan yang terus meningkat di NTT.

 

"Kami sangat berharap pada debat terakhir tersebut ke empat paslon benar-benar menyampaikan visi dan misi secara detail sehingga masyarakat NTT dapat menilai dan memberikan pilihannya pada tanggal 27 mendatang," tegas Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli, Senin (4/6/2018), di ruang kerjanya.

 

Mengelaborasi materi pendidikan dan kesehatan, kata Yosafat,  dipilih panelis yang memiliki kapasitas dan merupakan akademisi maupun praktisi pendidikan dan kesehatan. “Sehingga mereka bisa menyusun pertanyaan yang benar-benar terarah dengan baik,” kata Yosafat.

 

Siapa saja yang akan ditunjuk menjadi panelis pada debat terakhir, Yosafat mengatakan, pihaknya belum memastikan siapa-siapa yang akan ditunjuk untuk menjadi panelis. KPU berharap agar semua panelis kali ini adalah perempuan. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi