KUPANG—Daftar Pemilih Tetap (DPT)  untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT berubah menyusul perubahan DPT di enam kabupaten di NTT. Sebelumnya, KPU NTT sudah menetapkan DPT sebanyak 3.177.562 orang. Setelah  perubahan dari enam kabupaten, DPT NTT menjadi 3.186.506 pemilih atau terjadi penambahan sebanyak 8.944 orang.

 

Ketua KPU NTT, Maryanti Luturmas Adoe, Rabu (6/6/2018), di Aula KPU NTT dalam rapat pleno perubahan DPT mengatakan, rapat pleno terbuka perubahan daftar pemilih tetap itu digelar karena ada rekomendasi dari panwas di beberapa kabupaten dan juga setelah ada penelusuran langsung dari KPU RI. Pasalnya  pemilih yang ada di DPS (daftar pemilih sementara) tidak terdapat di DPT. Karena itulah, KPU harus mengubah DPT.

 

Perubahan jumlah pemilih itu terjadi  di Kabupaten Kupang, Sikka, Lembata, Manggarai, Manggarai Timur dan Timor Tengah Selatan (TTS). Perubahan di Kabupaten Kupang, Manggarai, Manggarai Timur dan TTS terjadi menyusul rekomendasi dari panwas di empat kabupaten ini. Sedangkan perubahan di Sikka dan Lembata terjadi menyusul penelusuran langsung oleh KPU RI.

 

Di Kabupaten Kupang terjadi penambahan pemilih sebanyak 378 orang, sehingga total DPT di Kabupaten Kupang mencapai 205.485 pemilih. Di Kabupaten Lembata sesuai penelusuran KPU RI ada penambahan pemilih mencapai 1.668 orang sehingga total DPT Kabupaten Lembata mencapai 75.864 pemilih.

 

Di  Kabupaten Manggarai mengalami penurunan pemilih sebanyak 261 orang sehingga total DPT Kabupaten Manggarai 192.919 pemilih. Manggarai Timur mengalami penambahan pemilih mencapai 387 orang, sehingga total DPT Manggarai Timur 185.898 pemilih. Tambahan pemilih juga terjadi di Kabupaten Sikka, yakni sebanyak 322 orang, sehingga total DPT Sikka mencapai 188.464 pemilih.

 

Penambahan pemilih paling banyak terjadi di Kabupaten TTS yang mencapai 6.454 pemilih. Dengan tambahan pemilih ini,  total DPT TTS mencapai 280.721 pemilih. 

 

Setelah perubahan ini, total DPT Provinsi NTT mencapai 3.186.506 pemilih. Para pemilih ini terdapat di 307  kecamatan, 3.323 desa/kelurahan dan 9.672 TPS.

 

KPU NTT, kata Maryanti, sudah mencetak surat suara sesuai DPT yang ditetapkan bulan April lalu. Surat suara yang lebih di Kabupaten Manggarai sebanyak 261 akan diamankan. Nama-nama 261 pemilih yang sebelumnya terdapat dalam DPT Manggarai juga sudah dihapus dari sistem atau aplikasi sehingga harus diamankan.

 

Maryanti menghimbau seluruh anggota KPU dan panwas di 22 kabupaten/kota di NTT jika menemukan pemilih yang tidak memenuhi syarat atau tidak memiliki identitas yang jelas agar segera dicoret sehingga tidak mengganggu saat pemilihan.

 

Sementara anggota Bawaslu NTT, Jemris Fointuna, berharap agar kemitraan dan komitmen KPU dan Bawaslu maupun panwas untuk menyukseskan pemilu 27 Juni mendatang dipegang teguh. Jemris juga sangat berharap agar penuyelenggara harus cermat jika adanya masalah pada penghitungan suara nanti. "Harus lebih cermat dalam masa penghitungan nanti, apalagi di kabupaten-kabupaten yang aksesnya terbatas agar segera dievaluasi secara baik" tegas Jemris. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi