KUPANG—Semua logistik untuk pemilihan Gubernur-Wakil Gubernur NTT sudah diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) masing-masing kabupaten/kota di NTT sejak 5 Juni 2018 lalu. Kekurangan sejumlah item logistik di kabupaten/kota  akan dipenuhi KPU NTT.

 

Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli, di ruang kerjanya, Jumat (8/6/2018), mengaku terdapat sejumlah item logistik yang kurang di sejumlah kabupaten. KPU NTT, kata Yosafat, sudah mengetahui kekurangan itu dan siap menggantikannya.

 

Semua logistik Pilgub NTT itu, jelas Yosafat, sudah diterima semua KPU kabupaten/kota di NTT dan sudah diperiksa masing-masing KPU, seperti tinta sidik jari, segel, hologram dan juga daftar pasangan calon. 

 

Sementara untuk surat suara, kata Yosafat, KPU NTT mencetaknya sesuai dengan total daftar pemilih tetap (DPT) NTT yang sudah ditetapkan April yang lalu, yakni 3.263.813 lembar. Karena terjadi penambahan pemilih sebanyak 8.944 orang sesuai penetapan DPT NTT 6 Juni 2018, maka KPU NTT mencetak tambahan sebanyak surat suara yang kurang.

 

Yosafat merincikan pengadaan logistik itu yakni tinta sidik jari 19.344 botol, segel 242.996 keping, hologram 38.688 keping, sampul 120.318 lembar, formulir C dan D 2.608.547, buku panduan pemungutan suara 54.240, daftar pasangan calon 9.744, stiker nomor kotak suara 10.694. “Target seluruh logistik sudah tiba di kabupaten/kota pada tanggal 10 Juni 2018,” kata Yosafat.

 

Dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh KPU NTT, jelas Yosafat, diketahui terdapat kekurangan logistik untuk beberapa item logistik tersebut karena rusak/bocor.

 

Dia merincikan kerusakan dan kekurangan logistik yang diterima tanggal 5 Juni 2018 untuk masing-masing kabupaten : tinta untuk Kabupaten Kupang kebutuhan 1320, rusak 1  (bocor), Kabupaten  TTS kebutuhan 1.842 rusak 2 (bocor), Kabupaten Malaka kebutuhan 643, rusak 1 (bocor), Kabupaten Ende kebutuhan 1.350, rusak 3 (bocor), Kabupaten Manggarai Timur  kebutuhan 1.019, rusak 1 (bocor), Kabupaten Sumba Timur kebutuhan 882, rusak 5 (bocor), Kabupaten Sumba Barat kebutuhan 1.120 rusak 13 (bocor), Kabupaten Sumba Barat Daya kebutuhan 643 rusak 1 (bocor), Kabupaten Manggarai kebutuhan 1.200, rusak 189 (bocor), Kabupaten Rote Ndao kekurangan 520 botol.

 

Untuk segel, Kabupaten  Kupang kebutuhan 19.890, kurang 5.072, Kabupaten Ende kebutuhan 17.064, kurang 1.302, Kabupaten  Alor kelebihan 10 lembar.

 

Untuk hologram, tidak terdapat masalah dan kekurangan untuk setiap kabupaten.

 

Untuk daftar pasangan calon, Kabupaten Alor, Sikka dan Sabu Raijua ada kelebihan. Kabupaten Alor kelebihan 10 lembar, Sikka kelebihan 31 lembar dan Sabu Raijua kelebihan 10 lembar.

 

Yosafat memastikan semua logistik yang kurang ini akan digantikan dan tiba pada tanggal 10 Juni 2018. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi