KUPANG---Komisi Pemilihan Umum (KPU) NTT mengagendakan penyusunan dan  penetapan daftar calon sementara (DCS) bakal calon legislatif (Bacaleg) DPRD NTT akan dilakukan 8-12 Agustus 2018.

 

Sejak 1 Agustus lalu, KPU NTT melakukan verifikasi terhadap daftar calon dan syarat calon.  “Tentu yang dilihat adalah kelengkapan dan keabsahan dari syarat calon. Pada proses ini KPU tidak memakai BSM (belum memenuhi syarat), namun sudah sampai pada TMS (tidak memenuhi syarat). Kami harus segera putuskan untuk calon jika memang calon tersebut TMS," tegas Juru Bicara KPU NTT, Yosafat Koli, di ruang kerjanya, Senin (6/8/2018) pagi.

 

Yosafat menjelaskan, setelah melakukan verifikasi berkas calon dan syarat calon, KPU akan segera menyusun dan menetapkan daftar calon sementara (DCS). Penyusunan dan penetapan DCS akan dilakukan 8-12 Agustus.

 

Setelah ditetapkan, KPU NTT akan mengumumkan DCS kepada publik dan meminta tanggapan masyarakat terhitung dari tanggal 12-21 Agustus. “Permintaan dan klarifikasi partai politik atas masukan masyarakat tanggal 22-28 Agustus, penyampaian klarifikasi dari partai politik kepada KPU tanggal 29-31 Agustus,” jelasnya.

 

Selanjutnya tanggal 1-3 September 2018, pemberitahuan pengganti DCS anggota DPRD NTT. Setelah itu, pengajuan bakal calon anggota DPRD pada tanggal 4-10 September, verifikasi pengganti DCS tanggal 11-13 September, penyusunan daftar calon tetap (DCT)  tanggal 14-20 September, pengumuman DCT tanggal 20 September. “Tanggal 21-23 September KPU NTT mengumumkan daftar calon tetap anggota DPRD NTT,” tegas Yosafat.  

 

 

Bebas Korupsi

 

 

Dari semua nama bacaleg DPRD NTT hasil perbaikan partai politik yang diajukan 16 partai politik, jelas Yosafat, tidak ada lagi nama bacaleg  yang terindikasi terlibat kasus korupsi. Sebelumnya, pada tahapan pengajuan nama bacaleg, ada dua nama bacaleg DPRD NTT yang terindikasi terlibat kasus korupsi.

 

“Setelah dilakukan penelitian berkas perbaikan bacaleg, kami tidak menemukan lagi dua nama yang terindikasi kasus korupsi yang dimasukkan pada daftar bacaleg saat pendaftaran bacaleg DPRD NTT pertama kali. Partai politik sudah tahu dengan baik aturan yang sudah diatur pada PKPU bahwa nama-nama yang diajukan partai politik tidak ada calon yang pernah mantan terpidana kasus korupsi, mantan bandar narkoba dan juga mantan terpidana kasus kekerasan anak di bawah umur,” kata Yosafat. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi