KPU RI Selenggarakan Kegiatan Evaluasi Tahapan Teknis Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019 di Labuan Bajo

 

Bertempat di Hotel Bintang Flores Labuan Bajo Manggarai Barat, hari Rabu 4 September 2019 Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia melakukan Evaluasi TahapanTeknis Penyelenggaraan Pemilu Tahun 2019. Pelaksanaan kegiatan ini sesuai amanat Undang Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Penyelenggara Pemilu. Kegiatan diawali acara pembukaan pada pukul 17.00 Wita

Dalam acara pembukaan Ketua KPU Provinsi NTT Thomas Dohu menyampaikan sambutan selaku tuan rumah kegiatan nasional ini. Ia merasa bangga menjadi pemersatu Indonesia, dan berharap peserta kegiatan yang berasal dari seluruh Indonesia dapat menikmati keindahan Labuan Bajoserta dapat menghasilkan rekomendasi evaluasi teknis bagi penyempurnaan penyelenggaraan pemilu yang akan datang.

 

 Sambutan Ketua KPU RI disampaikan oleh Anggota KPU RIIlham Saputra yang mengharapkan dari peserta kegiatan ini dapat menyiapkan format teknis yang betul-betul dapat diterima oleh semua baik peserta pemilu maupunstakeholder pada pemilu yang akan datang.Ia menyatakan bahwayang telah dilakukan penyelenggara saat ini lebih baik dari pemilu sebelumnya. Demikian pun tingkat partisipasi pemilih kali ini lebih tinggi 81 persen. Ia mengharapkan juga mendorong partisipasi aktif peserta dalam kegiatan ini. Menurutnya Labuan Bajo dipilih sebagai tempat kegiatan agar semua penyelenggara dapat mengenal Indonesia yang indah. Penyelenggara Pemilu juga diminta untuk menjaga integritas dan profesionalitas dalam menyelenggarakan pemilu.

 

Pengarahan umum juga disampaikan oleh Anggota KPU RI Evi Novida Ginting dan Pramono UbaitTantowi. Evi Novida Ginting mengapresiasi kerja Divisi Teknis.Evi jugamengapresiasi para operatorSitungyang bekerja keras pada Pemilu Tahun 2019. Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada para Kepala Bagian dan Kepala Sub Bagiandan Divisi Teknis di tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota yang memastikan semua persoalan Pemilu Tahun 2019 diselesaikan di tingkat bawah dan tidak di bawa ke pleno nasional. Menurut Pramono Ubait Tantowi kelebihan Pemilu Tahun 2019 terletak pada keberhasilan kekuatan pengendalian di daerah. Ke depan akan ada perbedaan tensi politik Pemilu dan Pilkada. Di tingkat lokal akan ada tekanan yang mempengaruhi kerja penyelenggara.Pramono mengharapkankegiatan ini berfokus untuk menghasilkan formula pencegahan dan antisipasi dalam menghadapi pemilu selanjutnya.

 

Dalam kegiatan yang akan berlangsung hingga tanggal 6 September 2019  ini akan dilakukan simulasi e-rekap yang memanfaatkan teknologi informasi guna menghindari kecurangan dalam rekap manual.

 


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi