Kupang, 18/09--Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sabu Raijua terbilang paling cepat menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dibanding 8 (delapan) kabupaten lainnya di NTT yang sama-sama akan melaksanakan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serentak Tahun 2020.

Sebagaimana dilaporkan Ketua KPU Sabu Raijua, Kirenius Padji, A.Md kepada KPU Provinsi NTT, penandatanganan NPHD tersebut dilakukan oleh Bupati Sabu Raijua, Drs. Nikodemus N. Rihi Heke, M.Si dan Ketua KPU Sabu Raijua bertempat di ruang kerja Bupati Sabu Raijua, Senin (16/09/2019), disaksikan Sekretaris Daerah, Septenius Bule Logo, SH, M.Hum dan para Anggota serta Sekretaris KPU Sabu Raijua.

Padji menjelaskan, semula KPU Sabu Raijua mengusulkan rencana kebutuhan anggaran Pilkada sebesar Rp. 16,4 M yang berpedoman pada ketentuan-ketentuan penyusunan dan pengelolaan dana hibah Pilkada. Namun setelah dilakukan pembahasan anggaran bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) dengan merujuk pada standar kebutuhan dan standar harga, maka pihak KPU dan Pemda menyepakati Rp. 15 M. Anggaran hibah yang telah diproses dan ditetapkan oleh DPRD Sabu Raijua ini, kata dia, akan digunakan oleh KPU Sabu Raijua untuk membiayai semua kebutuhan tahapan Pemilihan Serentak Bupati dan Wakil Bupati Sabu Raijua yang akan dimulai 01 November 2019.

8 Kabupaten Masih Proses

Sebanyak 8 (delapan) kabupaten di NTT, masing-masing Timor Tengah Utara (TTU), Belu, Malaka, Sumba Timur, Sumba Barat, Ngada, Manggarai dan Manggarai Barat, sampai saat ini masih membangun koordinasi dengan Pemda dan DPRD masing-masing agar paling lambat 01 Oktober 2019 dilaksanakan penandatanganan NPHD sesuai dengan amanat Peraturan KPU (PKPU) Nomor 15 Tahun 2019 tentang Tahapan, Progam dan Jadwal Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2020.

NO KABUPATEN PAGU USULAN PAGU YANG DI SETUJUI PEMDA KETERANGAN
1 SABU RAIJUA Rp. 16.400.000.000,- Rp.15.000.000.000,- Sudah dilakukan penandatanganan NPHD oleh Bupati Sabu Raijua dan Ketua KPU Kabupaten Sabu Raijua pada hari/tanggal Senin, 16 September 2019 dengan Total Anggaran Dana Hibah Pemilihan sebesar 15 M.
2 NGADA Rp. 29.697.412.950,- Rp. 22.062.177.000,- KPU Kabupaten Ngada mengusulkan anggaran Pemilihan pada awalnya sebesar Rp. 29.697.412.950, setelah dilakukan asistensi dengan TAPD pada tanggal 19 – 20 Agustus 2019 disetujui anggaran sebesar 22 M. Menindaklanjuti hasil Rakor Yogyakarta pada bulan Agustus yang lalu maka KPU Kabupaten Ngada melakukan asistensi lagi pada tanggal 10 September 2019 dan anggaran yang disetujui sebesar Rp.22.062.177.000,- dan anggaran tersebut masih menunggu untuk ditetapkan oleh Banggar. 
3 BELU Rp. 22.143.736.000,- -

Usulan anggaran awal dari KPU Kabupaten Belu sebesar Rp. 22.143.736.000,- belum dilakukan pembahasan dengan TAPD karena masih menunggu jadwal asistensi.

4 TIMOR TENGAH UTARA Rp. 29.000.000.000,- Rp. 25.000.000.000,-

Usulan anggaran awal oleh KPU Kabupaten TTU sebesar 29 M, setelah pembahasan dengan TAPD  disepakati anggaran sebesar 27 M pada tanggal 09 Juli 2019. Kemudian pada tanggal 11 Juli 2019 ditetapkan oleh Banggar anggaran Pemilihan sebesar 25 M, informasi tambahan secara lisan dari KPU Kabupaten TTU bahwa KPU Kabupaten TTU telah menerima surat dari Pemda Kabupaten TTU yang intinya meminta KPU Kabupaten TTU untuk melakukan rasionalisasi kembali terhadap anggaran Pemilihan menjadi 23 M.

5 MALAKA Rp. 23.110.882.450,- Rp. 14.900.000.000

Usulan anggaran awal oleh KPU Kabupaten Malaka sebesar Rp. 23. 110.882.450,- kemudian Pemda Kabupaten Malaka meminta KPU Kabupaten Malaka untuk merasionalisasikan anggaran Pemilihan menjadi 15 M dikarenakan kemampuan daerah hanya sebesar 15 M. Atas permintaan tersebut KPU Kabupaten Malaka merasionalisasikan anggaran hibah Pemilihan menjadi 14,9 M, namun belum dilakukan pembahasan lebih lanjut dengan TAPD atas hasil rasionalisasi tersebut karena menunggu jadwal asistensi dengan Pemda.

6 SUMBA TIMUR Rp. 33. 522.000.000 -

Usulan awal anggaran Pemilihan sebesar Rp. 30.862.000.000,- setelah Rakor Yogyakarta KPU Kabupaten Sumba Timur menginternalisasikan anggaran Pemilihan menjadi Rp. 33.522.000.000,-anggaran ini sudah diusulkan ke Pemda Kabuapten Sumba Timur  dan sampai saat ini masih menunggu jadwal asistensi dengan TAPD.

7 SUMBA BARAT Rp. 25.056.776.750,- -

Usulan awal anggaran Pemilihan sebesar Rp. 25.056.776.750,- dan sudah diserahkan ke Pemda kabupaten Sumba Barat untuk dilakukan pembahasan dengan TAPD namun masih menunggu jadwal dari Pemda.

8 MANGGARAI BARAT Rp. 30.250.235.000,- Rp.480.084.000,- untuk anggaran tahapan di TA. 2019

Usulan anggaran awal sebesar Rp. 28.963.487.000,- setelah Rakor Yogyakarta KPU Kabupaten Manggarai Barat merasionalisasikan anggaran dana hibah menjadiRp. 30.250.235.000,-, sudah diserahkan kepada Pemda. TAPD dan DPRD Kabupaten Manggarai Barat telah menyetujui anggaran Pemilihan untuk tahun 2019 sebesar Rp. 480.084.000,- di TA. 2019, sedangkan untuk anggaran sisanya di tahun 2020 belum ada pembahasan APBD di DPRD Kabupaten Manggarai Barat.

9 MANGGARAI Rp. 29.068.708.900,- Rp. 12.100.000.000

KPU Kabupaten Manggarai mengusulkan anggaran Pemilihan sebesar Rp. 29.068.708.900,- Pemda Kabupaten Manggarai tanpa melakukan pembahasan dengan KPU telah menetapkan dana hibah Pemilihan sebesar 12,1 M dan besaran dana hibah tersebut telah dibahas bersama antara Pemda dan DPRD Kabupaten Manggarai

 


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi