Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur dari Divisi Teknis Penyelenggara Lodowyk Fredrik hari ini (Kamis, 12 Maret 2020) menjadi saksi dalam persidangan perkara Tata Usaha Negara Nomor 99/G/2019/PTUN-KPG antara Heribertus Gani selaku penggugat melawan Ketua KPU Kabupaten Ende selaku tergugat.

Lodowyk memberi keterangan sebagai saksi dari pihak tergugat (Ketua KPU Ende). Dalam keterangannya Lodowyk menguraikan secara teknis proses penetapan calon terpilih anggota DPRD sesuai regulasi yang berlaku. Terkait dengan tidak ditetapkannya calon dengan suara terbanyak dari PDIP di Kabupaten Ende Heribertus Ghani, Lodowyk menyampaikan bahwa yang bersangkutan tidak lagi memenuhi syarat untuk ditetapkan karena menjalani pidana kurungan penjara sejalan dengan yang diatur dalam Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2019 tentang Penetapan Pasangan Calon Terpilih Penetapan Perolehan Kursi dan Penetapan Calon Terpilih Dalam Pemilihan Umum.

Sidang hari ini merupakan sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi dari pihak tergugat yang dipimpin oleh Hakim Ketua Mariana Junias, SH.,M.Hum.

 


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi