Kupang-Sampai Kamis (14/9/2017) hari ini masih tujuh daerah di Indonesia yang belum memasukkan NPHD (Nota Perjanjian Hiba Daerah) untuk kelancaran Pemilu 2018. Dalam rentang waktu tiga hari ke depan, diyakini tujuh daerah itu sudah menyelesaikan NPHD-nya.

 

"Memang dua hari lalau masih ada 12 daerah yang belum memasukkan NPHD-nya, namun saat ini tinggal tujuh daerah di Indonesia yang belum menyelesaikan NPHD-nya. Kami targetkan tanggal 17 September mendatang ketujuh daerah tersebut diselesaikan, sehingga dapat dilanjutkan dengan proses administrasi pencairan yakni pada tanggal 17-22 September mendatang," kata Ketua KPUR RI, Arief Budiman di Kupang, Kamis petang.

 

Arief optimis dan yakin ketujuh daerah yang belum membereskan NPHD bisa menyelesaikannya tepat waktu. “Kami tetap optimis jika target yang kami tetapkan akan segera ditepati dan diselesaikan sehingga bisa dilanjutkan di tahap selanjutnya, yakni pencairan,” kata Arief.

 

Arief menambahkan, biasanya setelah tanggal penyerahan NPHD itu, ada beberapa proses yang mesti ditempuh sebelum masuk pada proses pencairan. “Misalnya proses rekening, registrasi rekening, penandatanganan dan beberapa proses lainnya. Namun kami akan sangat siap semua tahapan berjalan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan KPU sehingga semuanya berjalan dengan lancar dan sesuai dengan rencana," tegas Arief. (Tim Media KPU NTT)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi