KUPANG--Sekretaris KPU NTT, Ubaldus Gogi, memberi apresiasi kepada sekolah-sekolah  yang mengikuti lomba paduan suara Mars Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT. SMAK Giovani Kupang menyabet juara pada lomba  yang diikuti delapan sekolah ini.

 

Selain lomba paduan suara Mars Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT, KPU NTT juga sudah menyelenggarakan lomba jingle dan lomba mascot. “Pada hari ini kita selenggarakan lomba paduan suara Mars Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT,” kata Ubaldus ketika membuka kegiatan lomba di Aula KPU NTT, Sabtu (7/10/2017) petang.

Menutur Ubaldus , baru tahun ini KPU NTT menyelenggarakan beberapa lomba agar masyarakat berpartisipasi dalam pemilu tahun 2018.  “KPU NTT sangat bangga karena antusiasme masyarakat yang sangat tinggi dalam mengikuti berbagai lomba. Memang ini pertama kalinya KPU membuka ruang bagi masyarakat. Kami sangat bangga dan senang orang muda dan masyarakat NTT yang sangat antusias dalam mengikuti semua lomba yang diselenggarakan KPU NTT," kata Ubaldus.

 

Lomba yang melibatkan anak muda, kata Ubaldus, tentunya memberikan ruang kepada anak-anak muda mengeksplor potensi yang dimilikinya dan juga memperkuat kebersamaan mereka dalam persahabatan. “Anak-anak muda merupakan  sarana yang baik dalam mensosialisasikan pemilu karena merupakan pemilih pemula yang harus tahu banyak tentang bagaimana menyukseskan pemilu yang sesungguhnya,” kata Ubaldus.

Ubaldus menyampaikan terima kasih kepada Kepala Sekolah SLTA/SMK yang bersama guru pendamping paduan suara telah merespons secara positif dan dapat berpartisipasi dalam kegiatan yang dilakukan oleh KPU NTT. "Kami sangat berterima kasih kepada kepala sekolah dan pembimbing peserta paduan suara karena sudah berpartisipasi dalam lomba yang diadakan KPU NTT. Dan ini merupakan dukungan bagi kami sebagai penyelenggara pemilu agar tetap total dan semangat dalam merencanakan dan melaksanakan Pilgub 2018 mendatang," imbuhnya.

Lagu Mars Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT diciptakan sejak tahun 2008 lalu oleh Piet Riki Tukan. “Pada tahun 2013 ada revisi pada syair lagunya, dan kami menyadari sejak mars ini ada hanya kalangan KPU saja yang menyanyikan dan itu pun hanya pada moment menjelang pilgub, sehingga saat ini kami berupaya untuk memasyarakatkan lagu mars tersebut agar masyarakat luas termasuk pelajar dapat menyanyikan lagu ini pada moment pilgub mendatang,” kata Ubaldus. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi