KUPANG---Ini contoh baik untuk partai politik  (Parpol) di Tanah Air. Pengurus Partai  Persatuan Indonesia (Perindo) Dewan Perwakilan Daerah  (DPW), Kamis (12/10/2017), menyambangi KPU NTT melakukan konsultasi dan koordinasi.  Konsultasi dan koordinasi ini terkait verifikasi partai-partai yang bakal menjadi  peserta pemilu  2018 mendatang.

Pengurus DPW Perindo NTT dipimpin Drs. Jonathan Nubatonis (Ketua), Drs. Hendrik Rawambaku, M.Pd (sekretaris) dan sejumlah pengurus. Mereka diterima tiga komisioner KPU NTT, yakni Thomas Dohu, Yosafat Koli dan Theresia Siti.

Menurut Yosafat Koli, Juru Bicara KPU NTT, Perindo adalah partai pertama yang datang melakukan konsultasi dan meminta penjelasan dan informasi mengenai proses verifikasi partai yang bakal menjadi peserta pemilu 2018 mendatang. “Bagulah, ini tradisi yang baik. Pengurus Perindo datang untuk konsultasi dan koordinasi pada masa verifikasi partai peserta pemilu 2018 mendatang,” kata  Yosafat.

Yosafat menjelaskan, masa verifikasi partai politik telah dimulai pada tanggal 3 Oktober lalu dan akan berakhir tanggal 16 Oktober 2017. Pada rentang waktu ini, partai-partai diberi waktu untuk mendaftar kembali dengan memasukkan semua berkas dan persyaratan. “Tetapi pendaftaran dan verifikasi itu hanya dilakukan di KPU Pusat saja. Pengurus Perindo NTT datang untuk berkomunikasi tentang proses yang tengah berlangsung terkait degnan verifikasi parpol,” kata Yosafat.

Karena itu, jelas Yosafat, KPU di kabupaten/kota dan provinsi hanya menerima salinan kelengkapan administrasi yang disyaratkan. “Ada tiga salinan berkas yang akan dicek di daerah, yakni daftar anggota partai politik, Kartu Tanda Anggota (KTA) Parpol para pengurus dan KTP Elektronik atau surat keterangan para anggota pengurus parpol.

“Jadi perlu dipahami, KPU provinsi dan kabupaten tidak menerima berkas pendaftaran. Kewenangan mendaftar itu hanya di KPU Pusat. Di daerah hanya menerima salinan berkas yang disyaratkan untuk kemudian dicocokkan, apakah sesuai dengan salinan berkas yang dikirim dari KPU pusat atau tidak. Sekali lagi pengurus parpol di daerah tidak datang ke KPU untuk mendaftar,” jelas Yosafat. (tim media kpu ntt)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi