Dari sembilan KPU Kabupaten yang menyelenggarakan Pemilihan Serentak di Nusa Tenggara Timur, KPU Kabupaten Belu menjadi KPU Kabupaten terakhir yang meluncurkan tahapan Pemilihan Serentak Tahun 2020. Delapan KPU Kabupaten yaitu Sumba Barat, Sumba Timur, Ngada, TTU, Sabu Raijua, Manggarai, Manggarai Barat dan Malaka telah melakukan acara yang sama pada beberapa waktu yang lalu.

 

Peluncuran tahapan pemilihan dilakukan pada hari Sabtu, 14 Desember 2019 pukul 10.00 Wita bertempat di Graha Kirani Kota Atambua. Peluncuran dilakukan oleh Ketua KPU Kabupaten Belu Mikael Nahak bersama para anggota KPU Kabupaten Belu dan Sekretaris KPU Kabupaten Belu ditandai dengan penambuhan gendang. Hadir dalam kegiatan ini Wakil Bupati Belu  J. T. Ose Luan, unsur Forkompimda Kabupaten Belu, Pimpinan DPRD Kabupaten Belu, Anggota KPU Divisi Teknis KPU Provinsi NTT, Ketua dan Anggota KPU Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU dan Malaka. Pimpinan Partai Politik, dan beberapa tokoh agama serta tokoh masyarakat. Tarian Likurai menjadi tarian pembuka kegiatan ini.

 

 

Pemerintah Kabupaten Belu Mendukung Proses Pemilihan Tahun 2020

 

Dalam sambutan Wakil Bupati Belu menyampaikan bahwa masyarakat dan semua pihak menyambut pemilihan sebagai proses yang perlu dilakukan dengan penuh tanggung jawab sesuai ketentuan yang berlaku. Lebih lanjut beliau menyatakan bahwa pemerintah Kabupaten Belu memberi dukungan penuh dalam penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020, “atas nama Bupati Belu, kami mendukung sepenuhnya proses pelaksanaan Pilkada di Kabupaten Belu” ujarnya. Pemerintah Kabupaten Belu telah menyetujui dan menetapkan anggaran untuk proses pemilihan Tahun 2020 sebesar 18 Milyar. Penandatanganan Naskah Perjanjan Hibah Daerah dilakukan pada tanggal 4 Oktober 2019.

 

Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur  Lodowyk Fredrik dalam sambutannya mengatakan KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kabupaten Belu yang telah mendukung penyelenggara dalam hal pendanaan untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020. Ia juga meminta kepada penyelenggara agar menjaga integritas dan profesionalitas dalam seluruh proses penyelenggaraan pemilihan ini.

 

Ketua KPU Belu dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas kehadiran semua undangan dalam kegiatan peluncuran tahapan ini karena menjadi bentuk dukungan bagi penyelenggara dalam melaksanakan seluruh tahapan pemilihan.

Maskot Pemilihan Bupati juga diperkenalkan oleh Ketua KPU Belu dengan nama “Si Manu Aman” yang menurut orang Belu ayam jantan adalah sosok binatang petarung yang gagah berani.

Sesuai filosifi Si Manu Aman, dari proses Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Belu Tahun 2020 dapat melahirkan pemimpin yang gagah berani.


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi