Pasca diterbitkannya Perppu 2 Tahun 2020 sejumlah hal terus dilakukan penyelenggara pemilu. Di Provinsi Nusa Tenggara Timur ada 9 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pemilihan namun tertunda akibat pandemi Covid 19, dengan adanya Perppu 2 Tahun 2020 KPU pada semua hirarki terus bersinergi menuju penyelenggaraan pemilihan meski berada di tengah kondisi pandemi global Covid-19 yang belum reda.

 

Hari ini Selasa 19 Mei 2020, KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur melakukan daring meeting bersama Anggota KPU RI Koordinator Wilayah NTT Viryan Azis dan Ketua Divisi Parmas KPU RI Dewa Raka serta para anggota KPU dari 22 Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.

 

Kedua Anggota KPU RI hadir sebagai pemateri utama dalam kegiatan ini. Kesiapan Penyelenggaraan Pemilihan Tahun 2020 menjadi tema yang disampaikan oleh Viryan Azis dan tema Pelaksanaan Program Tahun 2020 di Tengah Pandemi Covid 19 disampaikan oleh Dewa Raka.

Dalam arahannya Viryan Azis mengharapkan KPU dapat membantu mengedukasi warga untuk mematuhi protokol pencegahan covid-19 dengan memanfaatkan media sosial kpu yang ada.

 

Dewa Raka  menyampaikan terkait kesiapan Pilkada saat ini KPU telah menyurati BPNB dan gugus tugas untuk meminta informasi terkait status bencana ini sebelum dapat memutuskan untuk memulai tahapan Pemilihan. Disampaikan pula bahwa KPU sedang mengupayakan penyesuaian regulasi dengan protokol kesehatan di masa pandemi ini.

 

Baik Viryan Azis maupun Dewa Raka juga menyampaikan tentang pentingnya mengaktifkan semua media sosial yang dimiliki oleh setiap satuan kerja sebagai media sosialisasi dan pendidikan pemilih. Frekuensi untuk menggunggah konten-konten kreatif pun perlu lebih ditingkatkan selama masa pandemi ini.

 

 

Kegiatan yang dibuka oleh Ketua KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur Thomas Dohu ini berlangsung dengan baik. Animo para peserta kegiatan untuk berdiskusi terkait dengan tema yang menjadi pokok bahasan pun sangat tinggi. Pada kesempatan ini beberapa KPU Kabupaten juga menyampaikan kendala-kendala yang dihadapi dalam mengelola program kegiatan Tahun 2020 seperti dari KPU Lembata yang masih terkendala dengan kekurangan jumlah ASN Sekretariat KPU Lembata yang hanya berjumlah 4 orang sementara kabupaten tersebut akan menyelenggarakan Pemilihan pada tahun 2022 nanti.

 

 

 


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi