Kupang-Ada yang berbeda dari rapat pimpinan nasional (Rapimnas) KPU di Kupang. Pada penghujung rapimnas semua peserta rapimnas dari seluruh Indonesia menanam pohon di Taman Nostalgia (Tamnos) Kupang, Kamis petang.

 

Uniknya, pohon-pohon yang ditanam itu disebut pohon demokrasi, simbol tanggung jawab moral KPU terhadap lingkungan, karena selama rapimnas di Kupang, KPU telah mengambil banyak energi positif dari lingkungan.

 

Ketua KPU RI, Arief Budiman, dalam sambutannya ketika menanam pohon demokrasi di Tamnos mengatakan, KPU merasa perlu untuk menanam pohon karena kegiatan demokrasi yang dilakukan memyerap banyak energi positif dari lingkungan. Karena itu dengan pohon demokrasi yang ditanam tersebut bisa menghasilkan energi yang cukup besar untuk Indonesia.

 

"Pohon demokrasi ini menjadi simbol ganti atau tanggung jawab moral sebagai perilaku etika kita untuk menggantikan semua energi yang dihabiskan saat rapimnas dan kepemiluan nantinya," kata Arief.

 

Arief juga menegaskan bahwa setiap kita harus menghargai alam yang sudah memberikan udara dan kehidupan sehingga kita bisa bernafas lega dalam semua kondisi. "Kita selalu mendapatkan energi posetif dari alam. Oleh karena itu kita juga harus berani berkontribusi kepada alam dan lingkungan di mana kita berada," kata Arief.

 

Arief juga berharap agar setiap anggota KPU selalu menghargai lingkungan dan bisa menjaga lingkungannya agar tetap bersih dan nyaman. (Tim Media KPU NTT)


Share this post on:

Berita Terkait

NTT Tuan Rumah Rapimnas KPU RI dan KPU Provinsi Se-Indonesia

KPU NTT Tetapkan DPT Untuk Syarat Dukungan Pilgub 2018

Ketua KPU RI Beri Kuliah Umum di Undana

12 Daerah di Indonesia Belum Tandatangani NPHD

17 September Semua NPHD Tuntas

Rapimnas KPU Kupang Hasilkan Tiga Rekomendasi