Berita Terkini

79

KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar Rapat Pleno Rutin

Rapat digelar secara hybrid dipimpin langsung oleh Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna, dan dihadiri Anggota KPU Lodowyk Frederik, Baharudin Hamzah, Eliyaser Lomi Rihi, serta Plt. Sekretaris Melanie S. Wila Hege. Agenda rutin ini diikuti pula oleh jajaran Kepala Bagian, Kepala Subbagian, serta staf sekretariat untuk membahas progres program kerja dan tindak lanjut kegiatan lintas divisi. Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik membahas tindak lanjut program Kamis Bersih dengan penguatan pengelolaan kebersihan kantor Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas dan SDM melaporkan rencana pelaksanaan kegiatan KoPi ParMas Part 19, tindak lanjut MoU terkait naskah dinas kerja sama dengan Kejaksaan Tinggi, serta persiapan produksi Podcast Betapilih Part 29. Divisi Perencanaan, Data dan Informasi menyampaikan agenda pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Tanda Tangan Elektronik (TTE) guna optimalisasi administrasi digital. Sementara itu, Divisi Hukum dan Pengawasan memfokuskan agenda pada monitoring serta evaluasi penggunaan aplikasi SiPleno di tingkat KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
87

KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar apel pagi rutin

Apel dipimpin oleh Anggota KPU Provinsi NTT, Lodowyk Fredrik, didampingi Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna. Dalam arahannya, Lodowyk menyampaikan sejumlah hal penting sebagai penguatan internal kelembagaan. Ia mengingatkan seluruh jajaran KPU untuk terus meningkatkan kapasitas diri melalui proses belajar yang berkelanjutan, serta membangun kerja sama tim yang solid dalam setiap pelaksanaan tugas. Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga wibawa lembaga. Menurutnya, wibawa KPU tidak hanya melekat pada KPU Republik Indonesia di tingkat pusat, tetapi juga harus tercermin kuat di seluruh jajaran KPU di daerah, termasuk KPU Provinsi NTT. Lebih lanjut, Lodowyk juga mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan sebagai penunjang utama kinerja, serta memperkuat semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam lingkungan kerja. Apel diikuti oleh para Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, dan seluruh jajaran Sekretariat KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
38

KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar Bimbingan Teknis Penulisan Berita

Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, yang sekaligus sebagai Narasumber didampingi Plt. Sekretaris Melanie Sari Willa Hege, dengan Penata Kelola Pemilu Ahli Pertama, Agatha Sukmasari Woda bertindak sebagai moderator. Dalam pemaparannya, Jemris menegaskan bahwa penulisan di media sosial harus bermakna dan berdampak, dengan konten yang aktual, akurat, serta memiliki tujuan dan sasaran yang jelas. Ia menjelaskan bahwa penyajian berita perlu sederhana dan ringkas, didukung visual yang relevan, serta mampu membuka ruang interaksi guna membangun keterlibatan dan kepercayaan publik. Lebih lanjut, mantan jurnalis tersebut menekankan pentingnya membuat konten media sosial yang hidup dan dinamis tanpa menghilangkan substansi informasi yang disampaikan. Pada sesi penutup, Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah, menegaskan bahwa pengelolaan informasi KPU harus berfokus pada pembangunan kepercayaan publik, bukan sekadar mengejar algoritma media sosial. Bahar menekankan perlunya penguatan literasi teknis, konsistensi penyajian informasi, serta peningkatan kapasitas secara berkelanjutan melalui kegiatan rutin. Menutup arahannya, Mantan Jurnalis ini juga mendorong inovasi dalam sosialisasi, termasuk pemanfaatan video yang disesuaikan dengan segmen audiens, serta mengajak seluruh jajaran KPU untuk terus belajar dan menjaga semangat dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik. Kegiatan ini diikuti oleh seluuh jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
41

KPU Prov NTT gelar Diskusi Tematik Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas) Part 18

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali gelar Diskusi Tematik Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas) Part 18 secara daring, Rabu (22/4), dengan tema “Tantangan Manajemen Logistik Pemilu di Wilayah Kepulauan Indonesia.” Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota Baharudin Hamzah, Lodowyk Fredrik, Elyaser Lomi Rihi, dan Petrus Kanisius Nahak, Plt. Sekretaris Melanie Sari Willa Hege, serta Kasubbag Hukum dan SDM Bathseba Dapatalu. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan bahwa logistik merupakan unsur vital dalam penyelenggaraan pemilu. Jemris juga mendorong narasumber dan peserta untuk berbagi pengalaman serta memberikan masukan konstruktif guna memperkuat manajemen logistik pemilu. Diskusi menghadirkan narasumber Ketua KPU Kabupaten Sumba Barat Daya, Hyronymus Malelak, serta Anggota KPU Kabupaten Alor, Muhammad Hatta Sina, dan dipandu moderator Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kabupaten Belu, Adityo Danukusimo Usfal. Sebagai penutup, Anggota KPU Provinsi NTT Petrus Kanisius Nahak menegaskan bahwa tantangan logistik di wilayah kepulauan dapat diatasi melalui perencanaan yang matang, sinergi lintas pihak, serta penyesuaian biaya dengan kondisi geografis. Sementara itu, Elyaser Lomi Rihi menegaskan bahwa logistik sebagai wujud kedaulatan rakyat harus dikelola secara serius, dengan memperhatikan faktor musim, mitigasi risiko, serta berbasis jumlah pemilih dan TPS. Selanjutnya, Lodowyk Fredrik menekankan pentingnya penyusunan SOP distribusi logistik dengan memperhatikan aspek pemetaan wilayah, observasi kondisi cuaca, pemetaan moda transportasi, perencanaan dukungan distribusi, serta kelayakan infrastruktur. Di sisi lain, Baharudin Hamzah menekankan pendekatan perencanaan anggaran logistik pemilu di Indonesia menggunakan pendekatan birokratik tanpa menghitung konteks daerah kepulauan. Ke depan, perencanaan anggaran harus menggunakan pendekatan administrasi demokratik yang kontekstual sesuai karakter wilayah kepulauan. Hadir mengikuti kegiatan, jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
36

KPU Prov NTT gelar kegiatan penguatan kelembagaan bagi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-NTT

Kupang, ntt.kpu.go.id KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar kegiatan penguatan kelembagaan bagi KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur secara daring dari Media Center KPU NTT, Selasa (21/4/2026). Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, yang menekankan pentingnya menjaga integritas dan kode perilaku dalam pelaksanaan tugas. Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah, menyampaikan bahwa bekerja di organisasi memiliki aturan, yang bersifat memaksa tujuannya agar tidak terjadi kesewenangan dan semua memiliki kedudukan yang sama, tanggung jawab moral dan amanat yang harus dipertanggungjawabkan. Senada dengan itu, Anggota KPU Provinsi NTT, Lodowyk Fredrik menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari pengawasan internal yang menjadi perhatian KPU RI. Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT, Melanie Sari Willa Hege, menekankan pentingnya menjaga etika, disiplin dan adab di lingkungan kerja serta mengembangkan inovasi kegiatan pada saat non tahapan pemilu. Sementara itu, Anggota KPU Provinsi NTT Divisi Hukum dan Pengawasan, Petrus Kanisius Nahak, selaku narasumber, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan dan pencegahan guna memastikan seluruh jajaran bekerja sesuai ketentuan yang berlaku. Kegiatan ini diikuti oleh Ketua dan Anggota KPU Provinsi serta KPU Kabupaten/Kita se-NTT bersama seluruh jajaran Sekretariat KPU Provinsi NTT dan KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
105

KPU NTT dan Bawaslu NTT Perkuat Koordinasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Pasca Rekapitulasi Triwulan I

Kupang, ntt.kpu.go.id —Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna  menerima pimpinan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur  Senin,(20/4)  di ruang kerjanya untuk berkoordinasi terkait pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pasca penetapan rekapitulasi triwulan pertama oleh KPU Kabupaten/Kota. Hadir dalam pertemuan tersebut Anggota Bawaslu Provinsi NTT, Amrunur Muh Darwan, Melpi Minalria Marpaung, Magdalena Yunita Wake, bersama staf Sekretariat. Sementara itu, Ketua KPU  NTT  didampingi anggota, Lodowyk Frederik, Petrus Kanisius Nahak, serta staf Sekretariat. Dalam kesempatan tersebut, Anggota Bawaslu Provinsi NTT  Amrunur, menyampaikan perlunya  pendataan pemilih dalam tahapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) di daerah terdampak bencana erupsi di Kabupaten Flores Timur  melibatkan pemerintah setempat. Ia juga menambahkan agar Bawaslu Kabupaten/Kota dilibatkan dalam proses pengolahan data hasil Pencocokan dan Penelitian Terbatas (Coktas) yang telah dilaksanakan bersama KPU Kabupaten/Kota ke dalam aplikasi Sidalih. Hal ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan Bawaslu terhadap pelaksanaan pemutakhiran data oleh KPU Kabupaten/Kota. Sementara itu  anggota KPU NTT, Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Lodowyk Frederik, menyampaikan perkembangan pemutakhiran data yang telah dilaksanakan oleh KPU Kabupaten/Kota, meliputi data tidak valid, data ganda, dan data tidak padan. Sedangkan  Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, menekankan pentingnya sinergitas antara KPU Provinsi, KPU Kabupaten/Kota, Bawaslu Provinsi, dan Bawaslu Kabupaten/Kota untuk terus dibangun dan dijaga, guna mewujudkan data pemilih yang akurat dan mutakhir.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara