Berita Terkini

101

KPU Provinsi NTT Gelar Rapat Pleno Rutin, Bahas Progres Program Kerja dan Tindak Lanjut Hasil Pleno

Kupang, ntt.kpu.go.id —Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar Rapat Pleno Rutin pada Selasa (7/4) di Aula KPU Provinsi NTT. Rapat dipimpin Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna dan diikuti Anggota KPU Provinsi NTT, Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak, dan Plt. Sekretaris, Melanie S.W. Hege serta para Kepala Bagian, Kepala Subbagian, Pejabat Fungsional, serta notulis rapat.  Rapat pleno membahas tindak lanjut hasil pleno sebelumnya serta progres pelaksanaan program kerja pada masing-masing divisi. Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik membahas, persiapan penyusunan laporan keuangan dan Pendaftaran Calon PPK dan PPSM. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM melaporkan pengembangan KPU TV, progres pengurusan ISBN Buku Pilkada, pelaksanaan KoPi Parmas Part 18, Podcast dengan agenda KPU Pasca Pemilu, Bimtek Penulisan berita lanjutan, Latsar CPNS, dan progres MOU KPU Mengajar. Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi membahas pelaksanaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), koordinasi dengan KPU Kabupaten/Kota terkait data pemilih, serta reviu standar pelayanan publik. Divisi Teknis dan Penyelenggaraan menyampaikan progres penulisan buku kampanye, FDT, serta koordinasi terkait pergantian antarwaktu (PAW). Divisi Hukum dan Pengawasan, Internalisasi Penguatan kelembagaan, serta monitoring laporan pada aplikasi SiPleno.


Selengkapnya
37

KPU Provinsi NTT gelar Apel rutin di Kantor KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar apel pagi rutin di Kantor KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur, Senin (20/4). Apel dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur Jemris Fointuna. Dalam arahannya, Jemris menyampaikan bahwa apel rutin menjadi bentuk kesiapan seluruh personil dalam melaksanakan tugas. Ia juga mengingatkan semua personil agar menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam hubungan kerja dan meningkatkan kualitas kerja secara maksimal mengingat adanya kebijakan WFH pada setiap hari Jumat. Selain itu, ia juga mengingatkan keteladanan baik dalam hal kedisiplinan maupun etika harus ditunjukan oleh seluruh jajaran pimpinan agar dapat menjadi contoh bagi para staf. Apel diikuti oleh Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak dan Pejabat Struktural, Fungsional serta seluruh jajaran sekretariat Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
71

Kadiv Perencanaan, Data, dan Informasi, Lodowyk Fredrik, mengikuti Rapat Penyusunan SOP Pemutakhiran Data Pemilih di Wilayah Kepulauan

Kupang, ntt.kpu.go.id — Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur  Ketua Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi, Lodowyk Fredrik, mengikuti Rapat Penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) Pemutakhiran Data Pemilih di Wilayah Kepulauan yang berlangsung di Maluku Tengah, Selasa (14/04/2026). Dalam sambutannya, Ketua KPU RI, Mochammad Afifudin, menekankan pentingnya penyusunan SOP yang kontekstual sesuai kondisi daerah.  “Kegiatan ini tentunya bertujuan untuk merumuskan pedoman teknis pemutakhiran data pemilih yang lebih adaptif terhadap kondisi geografis wilayah kepulauan”, ujar Afifuddin Sementara itu, Kepala Bagian Infrastruktur Pusdatin KPU RI, Andre Putra Hermawan, menjelaskan bahwa penyusunan SOP difokuskan pada tantangan spesifik di wilayah kepulauan, seperti kondisi wilayah yang terpisah oleh laut dan rawa, keterbatasan akses transportasi yang hanya mengandalkan jalur air, serta kendala cuaca ekstrem yang dapat menghambat distribusi logistik dan mobilitas petugas. Selain itu, keterbatasan infrastruktur komunikasi, termasuk wilayah blank spot dan minimnya transponder, turut menjadi perhatian utama dalam memastikan keakuratan data pemilih. Kepala Pusat Data dan Informasi KPU RI, Mashur Sampurna Jaya, menambahkan bahwa SOP ini diharapkan menjadi dasar dalam perencanaan anggaran yang lebih realistis dan spesifik bagi wilayah kepulauan, sehingga hasil pemutakhiran data pemilih dapat lebih berkualitas dan akuntabel.


Selengkapnya
69

KPU NTT Gelar Bimtek Public Speaking Tema "Seni Berbicara, Mengelola Makna di Ruang Publik” bersama KPU Kabupaten/Kota se Provinsi NTT

Kupang, ntt.kpu.go.id – KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar Bimbingan Teknis Public Speaking dengan tema “Seni Berbicara, Mengelola Makna di Ruang Publik” secara hybrid, Kamis (16/4). Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, serta Plt. Sekretaris, Melanie Sari Willa Hege. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan pentingnya kemampuan public speaking bagi jajaran KPU sebagai pejabat publik, karena komunikasi efektif tidak hanya soal kata, tetapi juga melibatkan pikiran, penglihatan, dan gestur. Jemris berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan komunikasi peserta, memberi pemahaman praktis, serta mendorong kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan publik. Sebagai narasumber, Oberta Bendelina Nailius yang juga presenter senior TVRI Kupang, mengulas secara komprehensif tentang seni public speaking sebagai kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan berdampak di ruang publik. Oberta menekankan bahwa berbicara bukan sekadar terdengar, melainkan harus dipahami oleh audiens. Oleh karena itu, diperlukan penguasaan teknik dasar seperti penyusunan pesan yang sistematis, pengendalian intonasi dan tempo, serta penggunaan bahasa tubuh dan kontak mata yang tepat. Menurutnya, komunikasi yang efektif lahir dari keselarasan antara apa yang dimaksud, diucapkan, dan diterima oleh pendengar, sehingga mampu membangun keterhubungan dan kepercayaan publik. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, berbagi pengalaman, serta praktik langsung guna memperdalam pemahaman peserta dipandu Kasubbag Hukum dan SDM KPU Provinsi NTT, Bathseba Selvya Dapatalu. Hadir mengikuti kegiatan, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
51

KPU NTT Gelar Bimtek Public Speaking Tema "Seni Berbicara, Mengelola Makna di Ruang Publik” bersama KPU Kabupaten/Kota se Provinsi NTT

Kupang, ntt.kpu.go.id – KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar Bimbingan Teknis Public Speaking dengan tema “Seni Berbicara, Mengelola Makna di Ruang Publik” secara hybrid, Kamis (16/4). Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, serta Plt. Sekretaris, Melanie Sari Willa Hege. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan pentingnya kemampuan public speaking bagi jajaran KPU sebagai pejabat publik, karena komunikasi efektif tidak hanya soal kata, tetapi juga melibatkan pikiran, penglihatan, dan gestur. Jemris berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kemampuan komunikasi peserta, memberi pemahaman praktis, serta mendorong kepercayaan diri dalam berinteraksi dengan publik. Sebagai narasumber, Oberta Bendelina Nailius yang juga presenter senior TVRI Kupang, mengulas secara komprehensif tentang seni public speaking sebagai kemampuan menyampaikan pesan secara jelas, terstruktur, dan berdampak di ruang publik. Oberta menekankan bahwa berbicara bukan sekadar terdengar, melainkan harus dipahami oleh audiens. Oleh karena itu, diperlukan penguasaan teknik dasar seperti penyusunan pesan yang sistematis, pengendalian intonasi dan tempo, serta penggunaan bahasa tubuh dan kontak mata yang tepat. Menurutnya, komunikasi yang efektif lahir dari keselarasan antara apa yang dimaksud, diucapkan, dan diterima oleh pendengar, sehingga mampu membangun keterhubungan dan kepercayaan publik. Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi interaktif, berbagi pengalaman, serta praktik langsung guna memperdalam pemahaman peserta dipandu Kasubbag Hukum dan SDM KPU Provinsi NTT, Bathseba Selvya Dapatalu. Hadir mengikuti kegiatan, Ketua dan Anggota KPU Kabupaten/Kota, Pejabat Struktural, Pejabat Fungsional, serta seluruh jajaran Sekretariat KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
114

Diskusi KoPi ParMas Part 17 KPU NTT Soroti Peran Tokoh Adat dan Agama

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali gelar Diskusi Tematik Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas) Part 17 secara daring, Rabu (15/4), dengan tema “Peran Tokoh Adat dan Agama dalam Pembentukan Pilihan Politik Lokal.” Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota Baharudin Hamzah dan Elyaser Lomi Rihi, Plt. Sekretaris Melanie Sari Willa Hege, serta Kasubbag Hukum dan SDM Bathseba Dapatalu. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan bahwa tema yang diangkat merupakan isu yang sensitif sekaligus relevan dalam konteks penyelenggaraan pemilu.  Menurut Jemris, peran tokoh adat dan tokoh agama tidak dapat dipungkiri memiliki pengaruh besar dalam membentuk preferensi politik masyarakat, meskipun secara normatif lembaga keagamaan maupun adat tidak diperkenankan terlibat dalam praktik politik praktis. Diskusi menghadirkan narasumber Anggota KPU Kabupaten Belu, Maria Gizela Lumis, serta Anggota KPU Kabupaten Manggarai, Fransiskus Dohos Dor, dipandu moderator Kasubbag Hukum dan SDM KPU Kabupaten Kupang, Steven Rero. Kedua narasumber memaparkan materi terkait peran strategis tokoh adat dan tokoh agama dalam pembentukan pilihan politik lokal, sekaligus berbagi pengalaman selama pelaksanaan pemilu dan pemilihan.  Sebagai penutup, Baharudin menekankan bahwa politik, agama, dan adat merupakan tiga aspek yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan masyarakat. Bahar menjelaskan pengaruh tokoh agama dan tokoh adat sangat kuat, karena ketaatan masyarakat tidak hanya didasarkan pada legitimasi hukum formal, tetapi juga pada kharisma dan kedalaman nilai spiritual yang dimiliki oleh figur tersebut.  Lebih lanjut Bahar menjelaskan KPU perlu menggandeng tokoh adat dan tokoh agama sebagai mitra strategis dalam pendidikan pemilih.  Ia menyampaikan, keterlibatan kedua kelompok tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas partisipasi masyarakat serta mendorong pemilih yang lebih rasional dan berintegritas. Hadir mengikuti kegiatan, jajaran KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara