Berita Terkini

Apel Pagi KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah Dorong Penguatan Disiplin, Kesehatan, dan Kinerja Aparatur

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komitmen dan disiplin menjadi modal penting pelayanan publik. Hal tersebut disampaikan anggota KPU Provinsi NTT Baharudin Hamzah saat memimpin apel pagi rutin di Kantor KPU Prov insi NTT, Senin (22/6). Dalam arahannya, Baharudin mengingatkan seluruh jajaran agar terus menjaga komitmen dan disiplin dalam melaksanakan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan publik yang prima. Menurut Bahar, setiap keputusan dan program yang telah ditetapkan melalui rapat pleno harus ditindaklanjuti dan dilaksanakan secara optimal oleh seluruh jajaran. Selain itu, Bahar juga mengingatkan pentingnya kesiapan sumber daya manusia dan penguatan kelembagaan menghadapi tahapan Pemilu 2029. Pada kesempatan tersebut, Kadiv Soadiklih Parmas & SDM KPU NTT itu, juga mengingatkan bahwa kesehatan merupakan modal penting bagi seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hadir mengikuti apel pagi, Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna, bersama anggota Petrus Kanisius Nahak, Lodowyk Fredrik dan Plt. Sekretaris Melanie Sari Wila Hege serta pejabat struktural,dan fungsional Sekretariat KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya

KPU Provinsi NTT Ikuti Rapat Koordinasi Rekonsiliasi Pemutakhiran Data Pemilih Semester I Tahun 2026

Kupang, ntt.kpu.go.id - Anggota KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur, Lodowyk Fredrik, didampingi Operator Sidalih Tati Haryati, ikuti Rapat Koordinasi Rekonsiliasi Pemutakhiran Data Pemilih Semester I Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia di Hotel Truntum Bali, Jumat (18-20/6/2026) Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia, Mochammad Afifuddin. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa mengenai e-voting, data pemilih menjadi aspek yang sangat penting dan harus mendapat perhatian khusus. Beliau juga mengingatkan seluruh jajaran KPU agar terus memperkuat koordinasi dengan para pemangku kepentingan guna memastikan data pemilih selalu mutakhir, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan. Turut hadir pada acara pembukaan tersebut Anggota KPU RI, yaitu Betty Epsilon Idroos, Idham Holik, dan Iffa Rosita. kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Direktur Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri, Hera Mutiara,Wahyu Permana dari Direktorat Pelindungan WNI, Direktorat Jenderal Protokol dan Konsuler, Sementara itu, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum Republik Indonesia, Rahmat Bagja. Diakhir kegiatan Ketua Divisi Data dan Informasi KPU RI, Betty Epsilon Idroos, juga menyampaikan bahwa sebagai bagian dari persiapan penyelenggaraan Pemilu Tahun 2029, KPU Kabupaten/Kota sudah dapat mulai melakukan pemetaan lokasi khusus (Loksus) serta rencana penerapan teknologi pemungutan suara elektronik (e-voting) pada masa mendatang.


Selengkapnya

KPU Provinsi NTT Gelar Sosialisasi RPL dan Program Pascasarjana untuk Tingkatkan Kapasitas SDM

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi NTT bekerja sama dengan Universitas Muhammadiyah Kupang, Universitas Nusa Cendana (Undana) Kupang, dan Universitas Flores (Unflor) gelar Sosialisasi Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) serta Program Pascasarjana bagi jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur secara daring, Jumat (19/6). Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah. Dalam sambutannya, Jemris Fointuna mengapresiasi pelaksanaan sosialisasi sebagai upaya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di lingkungan KPU. Sementara itu, Baharudin Hamzah, menegaskan bahwa pendidikan merupakan investasi penting bagi masa depan dan bagian dari penguatan kapasitas kelembagaan KPU. Materi sosialisasi terkait RPL dari Universitas Muhammadiyah Kupang disampaikan oleh Ketua RPL Universitas Muhammadiyah Kupang, Ryan Nizar Zulfikar, S.Pd., M.Pd. Sementara dari Universitas Nusa Cendana disampaikan oleh Penanggung Jawab RPL Undana, Dr. Yetursance Y. Manafe, S.T., M.T., bersama Koordinator Program Studi Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Undana, Dr. Hendrik Toda, M.Si Dalam paparannya, mereka menjelaskan terkait mekanisme RPL, Persyaratan, Tahapan Pelaksanaan, serta berbagai program studi yang telah membuka layanan RPL baik di Universitas Muhammadiyah maupun di Undana. Selanjutnya Direktur Pascasarjana Universitas Flores, Dr. Avianita Rachmawati, S.Sos, M.M memaparkan program Pascasarjana Magister Manajemen dengan berbagai fasilitas dan kemudahan studi. Selain itu, Dr. Avianita menegaskan komitmen dalam mendukung peningkatan kompetensi profesional dan kapasitas sumber daya manusia melalui berbagai program studi yang tersedia pada jenjang pascasarjana, serta menjelaskan mekanisme dan peluang yang dapat dimanfaatkan oleh jajaran KPU untuk melanjutkan pendidikan. Hadir mengikuti sosialisasi, jajaran KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se Nusa Tenggara Timur


Selengkapnya

Melalui Program KPU Mengajar, KPU Provinsi NTT Dorong Partisipasi Politik Pemilih Pemula di Era Digital

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi NTT gelar pendidikan pemilih melalui Program KPU Mengajar dengan tema “Partisipasi Politik Pemilih Pemula di Era Digital”, Kamis (18/6), di Aula Universitas Muhammadiyah Kupang. Kegiatan dibuka oleh Wakil Rektor III Universitas Muhammadiyah Kupang, Dr. Ir. Syamsul Bahri, M. M., didampingi Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah. Turut Hadir mengikuti kegiatan, Jajaran Sekretariat KPU Provinsi NTT serta mahasiswa/i Universitas Muhammadiyah Kupang. Dalam sambutannya, Syamsul Bahri menuturkan pendidikan pemilih memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan tanggung jawab politik generasi muda, khususnya mahasiswa, untuk memperkuat demokrasi. Menurut Syamsul, mahasiswa diharapkan dapat berperan aktif bersama KPU dalam meningkatkan partisipasi politik masyarakat, karena pembangunan kesadaran politik merupakan tanggung jawab bersama demi keberlanjutan pembangunan bangsa. Tampil sebagai Narasumber, Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah bersama Kasubbag Hukum dan SDM KPU Provinsi NTT, Bathseba Selvya Dapatalu dipandu oleh Agatha Sukmasari Woda selaku moderator. Dalam pemaparannya, Baharudin memaparkan materi mengenai Partisipasi Politik Pemilih Pemula di Era Digital. Baharudin menjelaskan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam proses demokrasi serta perlunya pemanfaatan teknologi informasi secara bijak untuk meningkatkan literasi politik dan kualitas partisipasi masyarakat dalam pemilu. Selanjutnya, Bathseba Selvya Dapatalu, menyampaikan materi mengenai pelayanan informasi publik melalui Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID). Bathseba menjelaskan berbagai bentuk layanan informasi yang disediakan KPU serta pentingnya keterbukaan informasi sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola kelembagaan yang transparan dan akuntabel.


Selengkapnya

KPU Provinsi NTT Ikuti Sosialisasi Disiplin PPPK sebagai Penguatan Budaya Kerja BerAKHLAK

Kupang, ntt.kpu.go.id - 27 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur mengikuti kegiatan Sosialisasi Disiplin PPPK yang diselenggarakan oleh Biro SDM KPU Republik Indonesia secara daring, Rabu (17/6). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia Sekretariat Jenderal KPU RI Yuli Hertati. Dalam arahannya, Yuli Hertati menekankan pentingnya disiplin sebagai fondasi utama dalam membangun ASN yang profesional, berintegritas, dan mampu menjalankan tugas serta tanggung jawab secara optimal. Yuli Hertati menyampaikan bahwa pemahaman terhadap disiplin ASN tidak hanya berkaitan dengan kepatuhan terhadap aturan, tetapi juga merupakan wujud komitmen pegawai dalam menjaga integritas, profesionalisme, dan kepercayaan publik terhadap institusi. Menurutnya, setiap ASN harus mampu menjadi teladan dalam menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi kode etik dan kode perilaku, serta menghindari segala bentuk pelanggaran yang dapat merugikan diri sendiri maupun organisasi. Yuli Hertati juga berharap kegiatan sosialisasi ini dapat meningkatkan kesadaran dan kepatuhan seluruh pegawai terhadap ketentuan yang berlaku. Dengan memahami kewajiban, larangan, serta konsekuensi atas setiap pelanggaran, ASN di lingkungan KPU diharapkan dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional, akuntabel, dan berintegritas, sejalan dengan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK dan upaya mewujudkan tata kelola kelembagaan yang semakin baik. Hadir mendampingi peserta, Kepala Bagian Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi NTT, Melanie Sari Willa Hege, serta Kepala Subbagian Hukum dan SDM KPU Provinsi NTT, Bathseba S. Dapatalu dan sejumlah staf Subbagian Hukum dan SDM. kegiatan ini juga diikuti oleh PPPK seluruh KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya

KoPi ParMas Part 24, KPU Provinsi NTT Dorong Optimalisasi Kampanye Tatap Muka dan Digital

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi NTT kembali gelar Diskusi Tematik Kita Ngobrol Pemilu, Demokrasi, dan Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas) Part 24 secara daring, Rabu (17/6), dengan tema “Efektivitas Kampanye Tatap Muka di Tengah Dominasi Kampanye Digital.” Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota Baharudin Hamzah, Lodowyk Fredrik, Petrus Kanisius Nahak, dan Plt. Sekretaris Melanie Sari Willa Hege. Dalam sambutannya, Jemris menyampaikan bahwa kemajuan teknologi menuntut semua pihak untuk beradaptasi, termasuk dalam pelaksanaan kampanye sebagai sarana komunikasi politik dan pendidikan pemilih. Diskusi menghadirkan narasumber Ketua KPU Kabupaten Sumba Timur Mathen Tanggu Rami dan Anggota KPU Kota Kupang Sitti Fatimah Arman, dengan moderator Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu dan Parhubmas KPU Kabupaten Malaka Fransiscus Seran. Dalam pemaparannya, kedua narasumber menyoroti keunggulan kampanye langsung dalam membangun kedekatan emosional dan kepercayaan pemilih, sekaligus mengakui peran penting media digital yang mampu menjangkau audiens lebih luas, cepat, dan efisien. Pada sesi penutup, Anggota KPU Provinsi NTT Petrus Kanisius Nahak menegaskan bahwa kampanye tatap muka maupun kampanye digital memiliki keunggulan dan keterbatasan dengan pendekatan yang paling tepat adalah mengkolaborasikan kedua metode tersebut agar pesan politik dapat tersampaikan secara lebih luas dan efektif. Sementara itu, Baharudin Hamzah menegaskan bahwa komunikasi politik merupakan salah satu faktor penting yang berkontribusi terhadap tingkat keterpilihan kandidat. Menurut Bahar, pertemuan langsung antara kandidat dan pemilih mampu membangun kedekatan emosional yang menjadi bagian dari modal sosial. Namun demikian, perkembangan teknologi juga menjadikan kampanye digital sebagai instrumen komunikasi politik yang tidak dapat diabaikan, sehingga kedua metode tersebut tetap relevan dan efektif apabila digunakan secara terpadu. Hadir mengikuti kegiatan, jajaran KPU Provinsi NTT serta KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.


Selengkapnya
🔊 Putar Suara