Berita Terkini

Tangkal Disinformasi KPU Provinsi NTT Gelar Bimtek Penulisan Berita untuk Perkuat Komunikasi Publik

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penulisan Berita secara daring Kamis, (8/1/26). Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pengelola kehumasan dan sekretariat dari 22 KPU Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur sebagai upaya penguatan kapasitas komunikasi publik kelembagaan. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna Divisi (Keuangan Umum dan Logistik), didampingi Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik (Divisi Data dan Perencanaan) , Baharudin Hamzah (Divisi Sosdiklih, Parmas dan SDM) dan Petrus Kanisius Nahak (Divisi Hukum & Pengawasan), serta Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT Melanie S. W. Hege. Turut hadir pimpinan KPU Kabupaten/Kota, pejabat struktural Kabupaten/Kota, serta jajaran sekretariat. Dalam sambutannya, Jemris Fointuna menekankan pentingnya Bimtek penulisan berita sebagai langkah strategis KPU dalam menghadapi tantangan komunikasi publik di era digital, termasuk maraknya peran buzzer dan penyebaran informasi yang tidak akurat. Menurutnya, kemampuan menyajikan berita yang faktual, objektif, dan berbasis data merupakan bagian dari tanggung jawab penyelenggara pemilu untuk menjaga kepercayaan publik. Jemris juga menegaskan bahwa pemahaman dasar jurnalistik menjadi fondasi utama dalam membangun narasi kelembagaan yang kredibel. Kegiatan kemudian dikemas dalam bentuk diskusi panel dengan narasumber Anggota KPU Provinsi NTT, Dr. Baharudin Hamzah, M.Si, dan dipandu oleh moderator Kepala Sub Bagian Hukum  dan SDM, Bathseba S. Dapatalu. Dalam pemaparannya, Baharudin menjelaskan teknik penulisan berita KPU yang menekankan kelengkapan unsur 5W+1H, ketepatan diksi, struktur berita yang jelas, serta pentingnya menjaga akurasi dan objektivitas informasi. Diskusi berlangsung aktif dan dinamis, ditandai dengan berbagai pertanyaan fundamental dari peserta terkait penyusunan judul, penulisan lead, pemilihan istilah, hingga kesalahan umum dalam penulisan berita kelembagaan. Menutup kegiatan, Baharudin Hamzah berharap hasil Bimtek ini dapat diimplementasikan secara konsisten di seluruh KPU Kabupaten/Kota guna memperkuat kualitas informasi publik dan menangkal disinformasi di ruang digital.

KPU NTT Gelar Diskusi KoPi Parmas Part 6: Mengurai Dampak Buzzer Politik dalam Demokrasi Digital

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur menyelenggarakan Diskusi Tematik KoPi Parmas bertajuk Fenomena Buzzer Politik dan Dampaknya terhadap Partisipasi Publik pada Rabu, (7/1/26). Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat pemahaman penyelenggara pemilu terhadap dinamika komunikasi politik serta tantangan demokrasi di era digital. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, dan dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak dan Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT Melanie S.W. Hege, serta Kasubbag Hukum dan SDM, bersama jajaran sekretariat. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan bahwa fenomena buzzer politik merupakan realitas demokrasi digital yang harus disikapi secara cerdas dan proporsional. Ia menekankan pentingnya komunikasi publik yang informatif, terbuka, dan berbasis data guna menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggara pemilu. Sehingga melalui kegiatan ini, Jemris menegaskan KPU Provinsi NTT berkomitmen untuk terus memperkuat kualitas komunikasi publik demi mewujudkan pemilu yang berintegritas dan demokratis. Pemateri pertama, Anggota KPU Kabupaten Sumba Barat Agusalim Ahmad, memaparkan bahwa buzzer politik kerap memanfaatkan isu strategis kepemiluan seperti data pemilih dan netralitas penyelenggara. Ia menekankan pentingnya manajemen isu, konsistensi narasi kelembagaan, serta kolaborasi lintas sektor dalam merespons disinformasi. Sementara itu, pemateri kedua Ketua KPU Kabupaten Ngada Stefania Octaviana Meo menyoroti dampak buzzer terhadap partisipasi publik, khususnya pemilih muda. Ia menyimpulkan bahwa penguatan literasi digital dan etika bermedia menjadi kunci menjaga kualitas demokrasi.

Perkuat Disiplin dan Tata Kelola, KPU Provinsi NTT Gelar Rapat Pembinaan Kelembagaan

Kupang, ntt.kpu.go.id — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan rapat pembinaan kelembagaan pada Senin, (5/1/26), sebagai tindak lanjut dari Rapat Pleno Rutin KPU Provinsi NTT. Kegiatan ini berlangsung di Media Center KPU Provinsi NTT dan dihadiri oleh Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna didampingi Anggota KPU Provinsi Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak, serta pimpinan KPU Kabupaten/Kota, sekretaris, para pejabat struktural dan pejabat fungsional. Rapat dipandu oleh Baharudin Hamzah yang juga Kadiv Sosdiklih Parmas dan SDM, didampingi Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT, Melanie S. W. Hege, serta Kepala Subbagian Hukum dan SDM Batsheba S. Dapatalu. Kegiatan ini bertujuan memberikan pembinaan kepada jajaran KPU Kabupaten/Kota sesuai dengan ketentuan Peraturan KPU Nomor 8 Tahun 2019, sekaligus memastikan kedisiplinan seluruh jajaran sekretariat pada hari pertama masuk kerja. Rangkaian kegiatan diawali dengan pengecekan kehadiran oleh masing-masing pimpinan KPU Kabupaten/Kota sesuai wilayah koordinasinya. Dalam arahannya, pimpinan KPU Provinsi NTT menekankan bahwa disiplin kerja harus menjadi tradisi kelembagaan yang tumbuh dari kesadaran bersama, bukan semata-mata kewajiban administratif. Melalui kegiatan ini, KPU Provinsi NTT berharap terbangun komitmen bersama untuk menjaga kedisiplinan, meningkatkan kinerja, serta memperkuat tata kelola kelembagaan guna mendukung penyelenggaraan pemilu yang profesional dan berintegritas.

KPU Provinsi NTT Gelar Rapat Pleno Rutin, Bahas Isu Strategis dan Program Kerja 2026

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur gelar Rapat Pleno Rutin pada Senin (5/1/26) di Aula KPU Provinsi NTT. Rapat dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna dan diikuti Anggota KPU Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi dan Petrus Kanisius Nahak, serta para pejabat struktural,  pejabat fungsional, dan jajaran sekretariat. Rapat pleno membahas tindak lanjut hasil rapat pleno sebelumnya, serta membahas berbagai isu strategis. Pada Divisi Keuangan, Umum, Rumah Tangga, dan Logistik, disampaikan progres pengelolaan akun coretax, dan digitalisasi Pengelolaan arsip. Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Parmas, dan SDM menegaskan Program KPU Mengajar, Kopi Parmas akan terus dilanjut sebagai  bentuk inovasi kegiatan yang  dilkakukan oleh KPU Provisi NTT, Pelatihan SIMPEL untuk jajaran Sekretariat, Bimtek penulisan berita dan persiapan kegiatan Latsar CPNS KPU.  Sementara itu,  Divisi Perencanaan, Data, dan Informasi membahas penyusunan laporan kinerja, survei kepuasan masyarakat, serta matriks kinerja Tahun Anggaran 2026. Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu, rapat pleno membahas pelaksanaan Pemutakhiran Data Partai Politik secara Berkelanjutan Semester II Tahun 2025, termasuk perkembangan dan validasi data kepengurusan partai politik. Pada Divisi Hukum, rapat pleno membahas progres pelaporan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) serta kepatuhan penyampaian Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).

Apel Pagi Perdana 2026, KPU NTT Teguhkan Disiplin dan Profesionalisme

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar apel pagi perdana tahun 2026 di halaman Kantor KPU Provinsi NTT, Senin (5/1/2026). Apel tersebut dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna. Dalam arahannya, Jemris menegaskan bahwa tahun 2026 harus menjadi tahun yang penuh harapan bagi KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu yang bertanggung jawab menjaga nilai-nilai luhur demokrasi. “Di tengah berbagai dinamika politik yang terjadi secara nasional, KPU Provinsi Nusa Tenggara Timur harus tetap teguh, utuh, solid, dan harmonis dalam menjalankan tugas dan fungsi kelembagaan,” ujar Jemris. Ia juga mengingatkan bahwa apel pagi menjadi bentuk komitmen KPU Provinsi NTT untuk terus memperkuat disiplin, kekompakan, dan profesionalisme sebagai penyelenggara pemilu yang berintegritas. Di akhir arahannya Jemris menghimbau seluruh jajaran agar menjaga kesehatan sebagai bagian penting dalam mendukung kinerja dan pelayanan kelembagaan. Menurutnya, kondisi fisik yang prima menjadi modal utama dalam menjalankan tugas-tugas kepemiluan secara profesional. Apel pagi tersebut diikuti oleh Pelaksana Tugas Sekretaris KPU Provinsi NTT Melanie S. W. Hege, para anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, dan Petrus Kanisius Nahak, serta pejabat struktural, pejabat fungsional, dan seluruh staf Sekretariat KPU Provinsi NTT.

Apel Rutin KPU NTT, Jemris Fointuna Dorong Semangat dan Kinerja Hingga Akhir Tahun

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan Apel rutin pada Senin, (29/12), di halaman Kantor KPU Provinsi NTT. Apel dipimpin oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota KPU Provinsi NTT, Elyaser Lomi Rihi, serta Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT, Melanie S. W. Hege dan diikuti oleh para pejabat struktural, pejabat fungsional, serta seluruh staf sekretariat KPU Provinsi NTT. Dalam arahannya, Jemris Fointuna menyampaikan kepada seluruh jajaran pimpinan dan pegawai, agar tetap menjaga semangat dan komitmen dalam menjalankan kewajiban, khususnya terkait pelaksanaan dan tindak lanjut agenda-agenda dalam rapat pleno rutin. Menurutnya, konsistensi dan tanggung jawab bersama sangat diperlukan untuk memastikan setiap program dan kegiatan berjalan optimal hingga akhir tahun.