Berita Terkini

29

Bangun Semangat Kerja, KPU NTT Gelar Kegiatan Jumat Sehat

Kupang, ntt.kpu.go.id - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur melaksanakan kegiatan Jumat Sehat Jumat (13/2) di Kantor KPU Provinsi NTT sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan dan kebugaran pegawai. Kegiatan diikuti Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna, Anggota KPU Provinsi NTT Baharudin Hamzah dan Elyaser Lomi Rihi, serta jajaran sekretariat di lingkungan KPU Provinsi NTT. Jumat Sehat diisi dengan senam bersama dan olah raga tenis meja (pingpong) yang berlangsung di Aula Serbaguna kantor. Selain untuk meningkatkan kesehatan jasmani,  juga menjadi sarana mempererat kebersamaan, membangun komunikasi yang positif antarpegawai, serta menumbuhkan semangat kerja yang produktif dalam mendukung pelaksanaan tugas kelembagaan.


Selengkapnya
29

Persiapan Latsar CPNS, KPU NTT Hadiri Rapat Bersama BKPSDM Provinsi Bali

Kupang, ntt.kpu.go.id - KPU Provinsi NTT mengikuti rapat persiapan pelaksanaan Latihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil  secara daring, Kamis (12/2). Rapat dibuka Gede Ariasa dari Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Bali diikuti Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) lingkup KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-NTT. Narasumber, Made Irwan Saputra menjelaskan tahapan pelaksanaan Latsar, sistem pembelajaran, kewajiban peserta, hingga mekanisme evaluasi dan penilaian yang harus dipenuhi oleh CPNS. Lebih lanjut, Made  menekankan agar seluruh CPNS di lingkungan KPU Provinsi NTT memahami secara menyeluruh mekanisme dan substansi Latsar, sehingga dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan baik serta mengimplementasikan nilai-nilai dasar ASN dalam pelaksanaan tugas di lingkungan KPU. Kegiatan ini diikuti oleh Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan KPU Provinsi NTT, di antaranya Alif Alparisi, Mayang Fitrylia Azis, dan Ryan Pratama.


Selengkapnya
24

Menuju 2026, KPU Provinsi NTT Gelar Rakor Sinkronisasi Teknis Kepemiluan Secara Daring

Kupang, ntt.kpu.go.id – KPU Provinsi NTT gelar Rapat Koordinasi Internalisasi Kebijakan dan Sinkronisasi Kegiatan Teknis Kepemiluan Tahun 2026  Tingkat Provinsi NTT Kamis 12/2) secara daring. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna diikuti Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak Serta Plh Sekretaris KPU Provinsi NTT Andrew S.N. Kette, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Agustina J.  Touselak dan jajaran.   Dalam arahannya Jemris Fointuna, menyampaikan harapan agar  kehadiran semua anggota KPU Kabupaten/Kota utuh agar mendapat  pemahaman yang sama terkait kegiatan teknis apa saja yang akan digelar  dalam Tahun 2026.  Demikian juga Baharudin Hamzah. Ia menegaskan upaya menulis untuk memperkaya literasi Penyelenggara Pemilu. Setiap KPU Kabupaten/Kota wajib menulis buku Pemilu atau Pemilihan Tahun 2024. Penulisan buku sebagai agenda divisi teknis. Sementara itu Petrus Kanisius Nahak secara tegas mengingatkan  disiplin dan  kerjasama sekretariat dan komisioner dalam melaksanakan tugas kewenangan. Sedangkan  Lodowyk Fredrik menyampaikan pengalaman  penyusunan Dapil 2024 sebagai referensi dalam penyusunan Dapil kedepan. Menurutnya,  penyesuaian daerah pemilihan dan penyesuaian jumlah kursi  Anggota DPRD dapat terjadi  sebagai konsekwensi dari pertambahan jumlah penduduk. Usai arahan, Ketua Divisi Teknis   Elyaser Lomi Rihi menjadi narasumber memaparkan program kebijakan divisi teknis 2026 di pandu moderator adalah Kepala Bagian yang membidangi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Andrew S. N. Kette.


Selengkapnya
22

KPU Provinsi NTT Menggelar Rapat Koordinasi Program Pendidikan Pemilih Bulan Ramadhan Tahun 2026

Kupang, ntt.kpu.go.id – KPU Provinsi NTT gelar Rapat Koordinasi Pendidikan Pemilih Bulan Ramadhan Tahun 2026 secara daring, Kamis (12/2).  Rakor dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, dan Plh. Kasubag Hukum dan SDM, Linda Benyamin, diikuti Ketua, Anggota, Sekretaris, serta Kasubag Hukum dan SDM KPU Kabupaten/Kota se-NTT. Dalam arahannya, Jemris menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menyampaikan pesan demokrasi dan kepemiluan secara kreatif dan edukatif.  Menurut Jemris, kegiatan ini sebagai wujud komitmen dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat yang  terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pendidikan pemilih yang adaptif. Sementara itu, Lodowyk mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai waktu yang berkualitas bersama keluarga.  Pada kesempatan yang sama, Elyaser mengingatkan aktivitas pelayanan selama ramadhan  tetap  dilaksanakan  penuh tanggung jawab.  Sementara itu Anggota KPU NTT Baharudin Hamzah memaparkan  agenda Pendidikan Pemilih selama bulan Ramadhan akan dilaksanakan melalui Program Safari Demokrasi Partisipatif (SeDaP) Ramadhan yang  menyasar  jama'ah masjid dan mushollah untuk menyampaikan pesan Ramadhan dan demokrasi selama bulan ramadhan, juga berbentuk dialog ramadhan dan buka puasa bersama. Sedangkan Program Tausiyah Demokrasi Partisipatif (Tausiyah) Ramadhan, pesan-pesan nilai ramadhan dan demokrasi disampaikan melalui semua portal media KPU Provinsi NTT selama sebulan.


Selengkapnya
37

KoPi ParMas Part 11 bicara Peran Perempuan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali gelar Diskusi Tematik Kia ngobrol Pemilu, Demokrasi & Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas)  Part 11 secara daring dengan tema “Representasi dan Peran Perempuan dalam Proses  Demokratisasi”, Rabu (11/2). Forum Diskusi Mingguan  itu dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, dan Petrus Kanisius Nahak, serta Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Subbagian Hukum dan SDM, Linda Benyamin. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan,  jumlah pemilih perempuan pada pemilu 2024 dominan. Namun, keterlibatan perempuan dalam proses politik dan penyelenggaraan pemilu masih perlu ditingkatkan. Ia berharap diskusi KoPi ParMas menjadi ruang refleksi, tukar gagasan sekaligus sarana merumuskan langkah mitigasi guna memperkuat partisipasi dan representasi perempuan dalam politik  pada pemilu mendatang. Part 11 ini menampilkan narasumber  Fatimah, Anggota KPU  Timor Tengah Selatan dan Lahajimu, Anggota KPU Kabupaten Sikka. Dalam pemaparannya baik Lahajimu maupun Fatimah menegaskan tantangan perempuan dalam demokrasi, termasuk tantangan struktural, budaya patriarki, serta pentingnya komitmen partai politik dan penyediaan sumber daya politik yang memadai bagi perempuan. Keduanya  memaparkan secara konseptual peran perempuan dalam politik yang masih dibayangi tantangan budaya patriarkhi, serta stigma perempuan sebagai  pekerja domestik rumah tangga. Karena  itu baik Lahajimu maupun Fatimah menegaskan,  diperlukan penguatan representasi politik perempuan dalam  kebijakan afirmatif yang konsisten serta penegakan regulasi secara tegas agar inklusivitas pemilu yang adil dan setara dapat tercapai.  Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama peserta dari Kabupaten/Kota yang dipandu  moderator Kepala Subbagian Hukum dan SDM KPU Kabupaten Sumba Timur, Scherlina Snak. Di akhir , Anggota KPU Provinsi NTT, Elyaser Lomi Rihi, menyampaikan perspektif keterwakilan perempuan dalam demokrasi elektoral belum optimal, karena regulasi yang belum sepenuhnya tegas serta belum maksimalnya partai politik  mendorong kaderisasi perempuan. Padahal, jumlah pemilih perempuan secara inistratif  lebih banyak ketimbang pemilih laki-laki. Sementara itu, Petrus Kanisius Nahak menekankan pentingnya keberanian dan kepercayaan diri perempuan dalam menjalankan serta memenuhi perannya dalam kontestasi politik. Sedangkan Baharudin Hamzah menambahkan, meskipun realitas masih menunjukan ketimpangan gender dalam politik, namun fakta menunjukkan,  partisipasi perempuan dalam berbagai proses politik justru sangat aktif. "ada pergeseran pandangan tentang perempuan, tapi justru di basis-basis elektoral  di NTT yang sangat kuat budaya patriarkhinya, figur perempuan justru yang muncul sebagai politisi di parlemen. " tambahnya.


Selengkapnya
48

KPU NTT Gelar Program Pendidikan Pemilih KPU Mengajar bagi Mahasiswa Magang di KPU Provinsi NTT

Kupang, ntt.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali gelar program pendidikan pemilih  KPU Mengajar bagi mahasiswa magang  di KPU Provinsi NTT, Selasa (10/2). Kegiatan tersebut menghadirkan nara sumber Anggota KPU Provinsi NTT Divisi Teknis Penyelenggaraan, Elyaser Lomi Rihi, dipandu moderator Kasubag Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi NTT Agustina Touselak, M.AP Dalam pemaparannya, Elyaser menjelaskan tahapan penyelenggaraan Pemilu, khususnya mekanisme pencalonan serta proses pemungutan dan penghitungan suara dalam Pemilu dan Pemilihan.  Pencalonan Jelas Ely, baik pemilu maupun pemilihan diajukan oleh partai  politik untuk anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Demikian juga pencalonan Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.  Lebih jauh mantan Ketua KPU Kabupaten Kupang itu menguraikan. di tahapa pencalonan, setelah proses pendaftaran, akan dilanjutkan dengan penelitian syarat pencalonan dan syarat calon oleh KPU, kemudian penetapan Pasangan Calon, pemeriksaan kesehatan, Kampanye dan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara.  Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan dialog interaktif narasumber dan para mahasiswa berkaitan dengan tahapan pemilu khususnya pencalonan sampai pemungutan suara dan penetapan hasil pemilu dan pemilihan. Kegiatan KPU mengajar diikuti  mahasiswa magang  dari Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP dan Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira), serta Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kupang.


Selengkapnya