KPU NTT IKUTI RAPIM DALAM RANGKA PENGUATAN KELEMBAGAAN PASCA PEMILIHAN PILKADA
Kupang, ntt.kpu.go.id - Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna dan Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT Melanie S. Willa Hege Mengikuti rapat pimpinan yang di selenggarakan KPU RI pada Selasa - Jumat (2-5/12) di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur. Rapim ini menjadi forum strategis untuk memperkuat kelembagaan KPU, menyatukan pemahaman arah kebijakan dan mengidentifikasi isu-isu yang muncul setelah rangkaian penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada 2024. Kegiatan ini dibuka oleh Ketua Komisi II DPR RI, Dr. H. Rifqinizamy Karsayuda yang menyampaikan terkait revisi regulasi pemilu. Ia menegaskan bahwa pembaruan UU Pemilu dan UU Pilkada sangat mendesak untuk menciptakan regulasi yang lebih sederhana, konsisten, dan berkeadilan. Kodifikasi regulasi pemilu dalam satu undang-undang terpadu menjadi salah satu opsi yang sedang dikaji. Pembaruan ini mencakup sistem pemilu, penyelenggara, partai politik, pendanaan, mekanisme sengketa, hingga penguatan afirmasi keterwakilan perempuan. Pada kesempatan berikutnya, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin menyampaikan tiga program prioritas nasional KPU yaitu pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, penguatan sosialisasi di wilayah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terluar) serta peningkatan kualitas teknologi informasi. Program ini menjadi pilar utama dalam menjaga kualitas layanan kepemiluan. Rapim juga menghadirkan narasumber dari Kementerian Keuangan, Bappenas, dan Kemendagri. Direktur Politik dalam Negeri Dr. Akbar Ali, M.Si menekankan tingginya kompleksitas penyelenggaraan pemilu di Indonesia. Selanjutnya, digelar bedah buku logistik pemilu, termasuk peluncuran buku “75 Hari Perjalanan Terjal Logistik Pemilu 2024.” Buku ini, menurut Affifudin, menjadi rekaman penting dinamika dan tantangan pengelolaan logistik. Kepala Divisi Perencanaan, Keuangan, Umum, Rumah Tangga dan Logistik Yulianto Sudrajat, menegaskan bahwa buku tersebut mencerminkan perjuangan penyelenggara dalam merawat demokrasi melalui kerja logistik yang berat. Sebagai rangkaian penutup, seluruh peserta Rapim melakukan penanaman pohon di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) sebagai wujud kepedulian KPU terhadap kelestarian lingkungan.
Selengkapnya