Berita Terkini

547

KPU GOES TO CAMPUS, SCHOOL DAN PESANTREN. MEMBANGUN BANGSA: “ANAK MUDA GAK MILIH, GAK KEREN”

Dalam rangka Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih, KPU hadir di Nusa Cendana Kupang dalam rangka KPU Goes To Campus, School dan Pesantren bertempat di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Nusa Cendana Kupang dengan mengusung tema “Membangun Bangsa, Anak Muda Gak Milih, Gak Keren”. Kamis, 7 Desember 2023.   Anggota KPU Provinsi NTT Yosafat Koli dalam sambutannya menyampaikan dalam konteks perkembangan demokrasi di Indonesia, peran serta mahasiswa sangatlah penting. Mahasiswa memiliki peran strategis dalam membentuk opini publik, mengkritisi, dan memberikan kontribusi positif terhadap pembangunan bangsa. Kegiatan "KPU Goes to Campus" menjadi ajang yang tepat untuk saling bertukar informasi, pemikiran, dan gagasan guna memperkuat fondasi demokrasi di tanah air. Narasumber pada kegiatan ini yaitu Anggota KPU Provinsi NTT Yosafat Koli dengan materi terkait Anak Muda Membangun Bangsa: “Gak Milih, Gak Keren!!”. Selanjutnya Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Nusa Cendana Veki Edizon Tuhana, S.I.Kom., M.I.Kom dan Dosen Universitas Nusa Cendana Pegiat Pemilu Dr. Rudi Rohi, SH., M.Si dengan Moderator Dosen Ilmu Komunikasi FISIP Universitas Nusa Cendana Fitria Titi Melawati, M.I.K.   Kegiatan ini dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan pembagian Doorprize kepada peserta kegiatan KPU Goes to Campus, School dan Pesantren. KPU berharap dapat menjalin kerjasama yang lebih erat dengan perguruan tinggi sebagai lembaga pendidikan yang menjadi wadah pembentukan karakter dan pemikiran mahasiswa serta dapat meningkatkan pemahaman mahasiswa tentang pentingnya partisipasi dalam proses demokrasi, kita dapat menciptakan masyarakat yang lebih sadar akan hak dan kewajibannya dalam berdemokrasi. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Bagian Pendidikan Pemilih KPU RI Arif Ma’ruf dan Staf Pelaksana KPU RI, Kepala Bagian Teknis Penyelenggaraan Pemilih, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Hukum dan SDM Andrew S. N. Kette dan Staf Pelaksana KPU Provinsi NTT, Pemimpin dan Civitas Akademika Fakultas  FISIP Universitas Nusa Cendana dan Mahasiswa/Mahasiswi FISIP Universitas Nusa Cendana.


Selengkapnya
763

BIMBINGAN TEKNIS KEARSIPAN: “PENINGKATAN KAPASITAS ARSIPARIS DAN PENGELOLAAN KEARSIPAN MELALUI APLIKASI SISTEM INFORMASI KEARSIPAN DINAMIS TERINTEGRASI (SRIKANDI)”

Kupang, kpu.go.id - Ketua KPU Provinsi NTT membuka kegiatan Bimbingan Teknis Peningkatan Kapasitas Arsiparis dan Pengelolaan Kearsipan Melalui Aplikasi Sistem Informasi Kearsipan Dinamis Terintegrasi (Srikandi) di Hotel Sotis, Kupang Minggu (03/12/2023). Kegiatan ini dilaksanakan selama 3 (tiga) hari sejak tanggal 3 November 2023 sampai dengan tanggal 5 Desember 2023 dengan menghadirkan narasumber dari KPU Republik Indonesia dan Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI). Kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan kapasitas arsiparis dan pengelolaan kearsipan melalui aplikasi Srikandi di lingkup KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-Nusa Tenggara Timur. Ketua KPU Provinsi NTT, Thomas Dohu menyampaikan "Srikandi merupakan aplikasi yang dikeluarkan oleh ANRI sebagai terobosan baru dalam mengelola arsip dinamis sehingga KPU Kabupaten/Kota harus menerapkannya di satker masing-masing untuk memperbaiki tata kelola kearsipan".   Arsiparis  Ahli Muda pada Deputi Bidang Pembinaan Kearsipan ANRI Peny Wulandari juga menyampaikan kinerja penerapan aplikasi Srikandi pada instansi pusat, Provinsi, dan Kabupaten/Kota.  Pada instansi pusat jumlah yang telah menerapkan sebanyak 141 instansi (89,81%), Provinsi sebanyak 35 instansi (92,11%), Kabupaten/Kota sebanyak 412 instansi (81,1%) sehingga jumlah instansi yang telah menerapkan Srikandi sebanyak 588 instansi (83,64%) sesuai dengan data dari Anri pada bulan November 2020 - 25 November 2023. Hadir sebagai narasumber yang lain, Kepala Bagian Persuratan dan TU Pimpinan KPU Republik Indonesia, Okky Spinola Idroos menyampaikan materi terkait pengelolaan arsip di lingkungan KPU. "Daur hidup arsip dimulai dari penciptaan arsip, penggunaan arsip, pemeliharaan arsip, dan penyusutan arsip sebagai dasar dari pengelolaan kearsipan", menurut penjelasan Okky. Kegiatan bimbingan Teknis ini ditutup oleh Sekretaris KPU Provinsi NTT, Adiwijaya Bakti. Dalam sambutannya  Adiwijaya bakti menyampaikan bahwa Aplikasi Srikandi mengalihkan dari yang manual ke digitalisasi, sehingga rekam jejak arsip tersimpan dengan baik. Adiwijaya bakti juga menyampaikan untuk memastikan proses pembuatan dokumen harus akuntabel dan sesuai dengan standar mutu, Srikandi mendorong untuk meningkatkan Profesionalisme dalam pembuatan dokumen. Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari KPU Kabupaten/Kota yang terdiri dari Kepala Subbagian Keuangan, Umum, dan Logistik, admin Srikandi, dan staff tatausaha serta peserta dari Badan Kearsipan dan Perpustakaan Daerah Provinsi Nusa Tenggara Timur. Para peserta menyambut baik kegiatan ini dan berharap bimbingan teknis ini dapat meningkatkan tata kelola kearsipan pada KPU Kabupaten/Kota.


Selengkapnya
609

Pelantikan dan Sumpah Jabatan Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Periode 2023-2024

Ketua dan anggota KPU Provinsi NTT, Thomas Dohu dan Fransiskus Vincent Diaz, turut dilantik dan diambil sumpah jabataan sebagai Tim Pemeriksa Daerah (TPD) Periode 2023-2024 oleh Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI, Heddy Lugito, Rabu (7/11/2023) malam. Pelantikan dan pengambilan sumpah yang berlangsung di Grand Sahid Hotel Jakarta tersebut, diikuti 225 TPD dari unsur KPU Provinsi. Bawaslu Provinsi dan unsur masyarakat masing-masing 2 orang yang tersebar di 38 provinsi di Indonesia. Turut hadir dalam acara tersebut, Pimpinan DKPP RI, Ketua dan anggota KPU RI, Hasyim Ashari dan Parsadaan Harap sert Ketua Bawaslu RI, Ketua dan Sekretaris KPU Prov, Ketua KPU Kabupaten/Kota, serta Ketua dan Sekretaris Bawaslu Provinsi dan Ketua Bawaslu Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Lugito berharap kepada semua TPD yg dilantik agar dalam menjalankan tugas membantu DKPP, tetap menjaga independensi, integritas dan profesionalisme dalam menjalankan tugas menegakkan kode etik penyelenggaraan Pemilu.(*)


Selengkapnya
547

NoBar Film “Kejarlah Janji” Bersama Mahasiswa Akademi Teknik Kupang Dalam Memperingati Hari Sumpah Pemuda

Kupang, kpu.go.id – KPU Provinsi NTT menggelar Nonton Bareng (NoBar) Film “Kejarlah Janji” dalam rangka KPU Goes To Campus dan memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 95 di Kampus Akademi Teknik Kupang yang di hadiri oleh Anggota KPU Provinsi NTT Jeffry A. Galla, Yosafat Koli, dan Fransiskus V. Diaz, Sabtu (28/10/2023). Jeffry dalam sambutannya sebagai Plh. Ketua KPU Provinsi NTT menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih dengan NoBar Film “Kejarlah Janji” merupakan salah satu upaya untuk peningkatan partisipasi masyarakat dalam penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024 khususnya sasaran pemilih pemula dan pemilih muda. “Kami berharap kegiatan di kampus ini boleh berjalan dengan baik dan tentunya dapat menghasilkan calon-calon pemimpin bangsa yang akan meneruskan proses perjuangan bangsa dan negara kita ini. Peristiwa NoBar hari ini di catat sebagai rekor Muri dengan penonton terbesar untuk film “Kejarlah Janji” yang di produksi oleh KPU” kata Jeffry. Kegiatan KPU Goes To Campus dengan NoBar Film “Kejarlah Janji” menjadi salah satu strategi sosialisasi yang dilakukan oleh KPU untuk membangun kesadaran dan inspirasi perubahan sikap bagi pemilih pemula dan pemilih muda. Film menjadi media sosialisasi variatif dan out of the box yang lebih menarik dan sangat kuat dalam menyampaikan pesan. Oleh karena itu dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda secara serentak KPU melakukan NoBar di berbagai kampus untuk mendukung perubahan sikap bagi pemuda pemudi untuk berpartisipasi dalam Pemilu Tahun 2024. Selanjutnya Direktur Akademi Teknik Kupang Piter Djami Rebo juga menyampaikan bahwa mahasiswa yang hadir saat ini adalah kaum generasi  gen Z yang mana baru pertama kali mengikuti Pemilu sehingga sosialisasi ini sangat penting untuk pendidikan politik kepada pemilih pemula untuk menggugah kesadaran mereka agar berpartisipasi dalam Pemilu 2024. “Dengan adanya kerjasama dengan KPU maka Akademi Teknik Kupang sebagai lembaga pendidikan memiliki kewajiban menularkan sosialisasi ini untuk meningkatkan partisipasi pemilih demi suksesnya Pemilu Tahun 2024” kata Piter.  Dalam kesempatan ini juga, Anggota KPU Provinsi NTT Yosafat Koli turut memaparkan Materi terkait Demokrasi, Pemilu dan Pemilihan serta Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) yakni tata cara serta dokumen apa yang diperlukan untuk melakukan pindah memilih. Acara NoBar Film “Kejarlah Janji” di ikuti oleh mahasiswa/i Akademi Teknik Kupang sebanyak 75 orang, para dosen dan tim sekretariat. Turut hadir pula, Pejabat Eselon III dan  IV, Pejabat Fungsional Tertentu, dan staf pelaksana Sekretariat KPU Provinsi NTT. (Humas KPU Provinsi NTT)


Selengkapnya
492

NoBar Film “Kejarlah Janji”, Membangun Kesadaran Hak Memilih Bagi Santriwan dan Santriwati di Provinsi NTT

Kupang, kpu.go.id – Dalam memperingati Hari Santri Nasional KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-NTT menggelar Nonton Bareng (NoBar) Film “Kejarlah Janji” di Pondok Pesantren maupun Madrasah, Minggu (22/10/2023). Film “Kejarlah Janji” merupakan salah satu bentuk sosialisasi yang digunakan oleh KPU untuk membangun kesadaran, memberikan inspirasi yang mendorong perubahan perilaku bagi pemilih maupun masyarakat umum dalam menciptakan Pemilu sebagai sarana integrasi bangsa. Film sangat kuat dalam menyampaikan pesan, hiburan, dan informasi kepada masyarakat luas terutama untuk generasi milenial dan pemilih pemula gen Z, kata Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari tentang tujuan dan harapan dibuatnya film Kejarlah Janji. Santriwan dan santriwati merupakan pemilih pemula dan pemilih muda yang menjadi target KPU untuk diajak menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu Tahun 2024 melalui program KPU Goes To Pesantren dengan NoBar film “Kejarlah Janji” di Hari Santri Nasional. Isi film yang dikemas dengan pendekatan drama komedi menjadi daya tarik tontonan yang diharapkan dapat membangun kesadaran memilih bagi para santriwan dan santriwati sehingga dapat menggunakan hak pilihnya dengan bijak dalam Pemilu Tahun 2024. Ketua KPU Provinsi NTT Thomas Dohu hadir dalam NoBar film “Kejarlah Janji” di Pondok Pesantren Kanuru, Desa Pero Konda, Kecamatan Kodi Kabupaten Sumba Barat Daya. KPU Kabupaten Sumba Barat Daya selain mengadakan kegiatan NoBar juga melakukan sosialisasi tentang kepemiluan kepada para santriwan dan santriwati sejumlah 50 orang dan Badan Adhoc yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Anggota KPU Provinsi NTT Jeffry A. Galla hadir dalam NoBar film “Kejarlah Janji” di Pondok Pesantren Baitul Hikmah Putra Kabupaten Sumba Barat yang diadakan oleh KPU Kabupaten Sumba Barat yang dihadiri oleh santriwan dan santriwati sejumlah 71 orang. Sedangkan Anggota KPU Provinsi NTT Fransiskus V. Diaz hadir dalam NoBar film “Kejarlah Janji” di Pondok Pesantren Ikhwatul Mukminin yang diadakan oleh KPU Kabupaten Flores timur dan dihadiri oleh 109 orang santriwan dan santriwati. Selain NoBar di pondok pesantren, sosialisasi juga dilakukan oleh KPU Provinsi dan Kabupaten/Kota di sekolah tinggi agama lainnya bagi daerah yang tidak memiliki pondok pesantren. Sosialisasi di Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang yang diadakan oleh KPU Provinsi NTT dihadiri oleh Anggota KPU Provinsi NTT Yosafat Koli dengan peserta sebanyak 350 orang,  terdiri dari para Romo pembina, pengajar, Frater senior dan junior, sekretariat Seminari Tinggi St. Mikhael Kupang, PPK Kecamatan Kupang Tengah, dan PPS Desa Penfui Timur. Sedangkan Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik hadir dalam Nobar film “Kejarlah Janji” yang diadakan oleh KPU Kabupaten Ngada di Madrasah Aliyah Hidayah Riung yang dihadiri oleh peserta sebanyak 100 orang. (Humas KPU Provinsi NTT)


Selengkapnya