Berita Terkini

74

Menuju 2026, KPU Provinsi NTT Gelar Rakor Sinkronisasi Teknis Kepemiluan Secara Daring

Kupang, ntt.kpu.go.id – KPU Provinsi NTT gelar Rapat Koordinasi Internalisasi Kebijakan dan Sinkronisasi Kegiatan Teknis Kepemiluan Tahun 2026  Tingkat Provinsi NTT Kamis 12/2) secara daring. Kegiatan dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna diikuti Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, Petrus Kanisius Nahak Serta Plh Sekretaris KPU Provinsi NTT Andrew S.N. Kette, Kasubbag Teknis Penyelenggaraan Pemilu, Partisipasi dan Hubungan Masyarakat, Agustina J.  Touselak dan jajaran.   Dalam arahannya Jemris Fointuna, menyampaikan harapan agar  kehadiran semua anggota KPU Kabupaten/Kota utuh agar mendapat  pemahaman yang sama terkait kegiatan teknis apa saja yang akan digelar  dalam Tahun 2026.  Demikian juga Baharudin Hamzah. Ia menegaskan upaya menulis untuk memperkaya literasi Penyelenggara Pemilu. Setiap KPU Kabupaten/Kota wajib menulis buku Pemilu atau Pemilihan Tahun 2024. Penulisan buku sebagai agenda divisi teknis. Sementara itu Petrus Kanisius Nahak secara tegas mengingatkan  disiplin dan  kerjasama sekretariat dan komisioner dalam melaksanakan tugas kewenangan. Sedangkan  Lodowyk Fredrik menyampaikan pengalaman  penyusunan Dapil 2024 sebagai referensi dalam penyusunan Dapil kedepan. Menurutnya,  penyesuaian daerah pemilihan dan penyesuaian jumlah kursi  Anggota DPRD dapat terjadi  sebagai konsekwensi dari pertambahan jumlah penduduk. Usai arahan, Ketua Divisi Teknis   Elyaser Lomi Rihi menjadi narasumber memaparkan program kebijakan divisi teknis 2026 di pandu moderator adalah Kepala Bagian yang membidangi Teknis Penyelenggaraan Pemilu Andrew S. N. Kette.


Selengkapnya
65

KPU Provinsi NTT Menggelar Rapat Koordinasi Program Pendidikan Pemilih Bulan Ramadhan Tahun 2026

Kupang, ntt.kpu.go.id – KPU Provinsi NTT gelar Rapat Koordinasi Pendidikan Pemilih Bulan Ramadhan Tahun 2026 secara daring, Kamis (12/2).  Rakor dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, dan Plh. Kasubag Hukum dan SDM, Linda Benyamin, diikuti Ketua, Anggota, Sekretaris, serta Kasubag Hukum dan SDM KPU Kabupaten/Kota se-NTT. Dalam arahannya, Jemris menegaskan pentingnya memanfaatkan momentum Ramadhan untuk menyampaikan pesan demokrasi dan kepemiluan secara kreatif dan edukatif.  Menurut Jemris, kegiatan ini sebagai wujud komitmen dalam memberikan kontribusi positif kepada masyarakat yang  terus diperkuat sebagai bagian dari strategi pendidikan pemilih yang adaptif. Sementara itu, Lodowyk mengajak seluruh jajaran untuk memanfaatkan bulan Ramadhan sebagai waktu yang berkualitas bersama keluarga.  Pada kesempatan yang sama, Elyaser mengingatkan aktivitas pelayanan selama ramadhan  tetap  dilaksanakan  penuh tanggung jawab.  Sementara itu Anggota KPU NTT Baharudin Hamzah memaparkan  agenda Pendidikan Pemilih selama bulan Ramadhan akan dilaksanakan melalui Program Safari Demokrasi Partisipatif (SeDaP) Ramadhan yang  menyasar  jama'ah masjid dan mushollah untuk menyampaikan pesan Ramadhan dan demokrasi selama bulan ramadhan, juga berbentuk dialog ramadhan dan buka puasa bersama. Sedangkan Program Tausiyah Demokrasi Partisipatif (Tausiyah) Ramadhan, pesan-pesan nilai ramadhan dan demokrasi disampaikan melalui semua portal media KPU Provinsi NTT selama sebulan.


Selengkapnya
53

KoPi ParMas Part 11 bicara Peran Perempuan

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali gelar Diskusi Tematik Kia ngobrol Pemilu, Demokrasi & Partisipasi Masyarakat (KoPi ParMas)  Part 11 secara daring dengan tema “Representasi dan Peran Perempuan dalam Proses  Demokratisasi”, Rabu (11/2). Forum Diskusi Mingguan  itu dibuka oleh Ketua KPU Provinsi NTT, Jemris Fointuna, didampingi Anggota KPU Provinsi NTT Lodowyk Fredrik, Baharudin Hamzah, Elyaser Lomi Rihi, dan Petrus Kanisius Nahak, serta Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Subbagian Hukum dan SDM, Linda Benyamin. Dalam sambutannya, Jemris menegaskan,  jumlah pemilih perempuan pada pemilu 2024 dominan. Namun, keterlibatan perempuan dalam proses politik dan penyelenggaraan pemilu masih perlu ditingkatkan. Ia berharap diskusi KoPi ParMas menjadi ruang refleksi, tukar gagasan sekaligus sarana merumuskan langkah mitigasi guna memperkuat partisipasi dan representasi perempuan dalam politik  pada pemilu mendatang. Part 11 ini menampilkan narasumber  Fatimah, Anggota KPU  Timor Tengah Selatan dan Lahajimu, Anggota KPU Kabupaten Sikka. Dalam pemaparannya baik Lahajimu maupun Fatimah menegaskan tantangan perempuan dalam demokrasi, termasuk tantangan struktural, budaya patriarki, serta pentingnya komitmen partai politik dan penyediaan sumber daya politik yang memadai bagi perempuan. Keduanya  memaparkan secara konseptual peran perempuan dalam politik yang masih dibayangi tantangan budaya patriarkhi, serta stigma perempuan sebagai  pekerja domestik rumah tangga. Karena  itu baik Lahajimu maupun Fatimah menegaskan,  diperlukan penguatan representasi politik perempuan dalam  kebijakan afirmatif yang konsisten serta penegakan regulasi secara tegas agar inklusivitas pemilu yang adil dan setara dapat tercapai.  Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan dialog interaktif bersama peserta dari Kabupaten/Kota yang dipandu  moderator Kepala Subbagian Hukum dan SDM KPU Kabupaten Sumba Timur, Scherlina Snak. Di akhir , Anggota KPU Provinsi NTT, Elyaser Lomi Rihi, menyampaikan perspektif keterwakilan perempuan dalam demokrasi elektoral belum optimal, karena regulasi yang belum sepenuhnya tegas serta belum maksimalnya partai politik  mendorong kaderisasi perempuan. Padahal, jumlah pemilih perempuan secara inistratif  lebih banyak ketimbang pemilih laki-laki. Sementara itu, Petrus Kanisius Nahak menekankan pentingnya keberanian dan kepercayaan diri perempuan dalam menjalankan serta memenuhi perannya dalam kontestasi politik. Sedangkan Baharudin Hamzah menambahkan, meskipun realitas masih menunjukan ketimpangan gender dalam politik, namun fakta menunjukkan,  partisipasi perempuan dalam berbagai proses politik justru sangat aktif. "ada pergeseran pandangan tentang perempuan, tapi justru di basis-basis elektoral  di NTT yang sangat kuat budaya patriarkhinya, figur perempuan justru yang muncul sebagai politisi di parlemen. " tambahnya.


Selengkapnya
82

KPU NTT Gelar Program Pendidikan Pemilih KPU Mengajar bagi Mahasiswa Magang di KPU Provinsi NTT

Kupang, ntt.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali gelar program pendidikan pemilih  KPU Mengajar bagi mahasiswa magang  di KPU Provinsi NTT, Selasa (10/2). Kegiatan tersebut menghadirkan nara sumber Anggota KPU Provinsi NTT Divisi Teknis Penyelenggaraan, Elyaser Lomi Rihi, dipandu moderator Kasubag Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi NTT Agustina Touselak, M.AP Dalam pemaparannya, Elyaser menjelaskan tahapan penyelenggaraan Pemilu, khususnya mekanisme pencalonan serta proses pemungutan dan penghitungan suara dalam Pemilu dan Pemilihan.  Pencalonan Jelas Ely, baik pemilu maupun pemilihan diajukan oleh partai  politik untuk anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota. Demikian juga pencalonan Presiden dan Wakil Presiden, Gubernur Wakil Gubernur, Bupati Wakil Bupati serta Walikota dan Wakil Walikota.  Lebih jauh mantan Ketua KPU Kabupaten Kupang itu menguraikan. di tahapa pencalonan, setelah proses pendaftaran, akan dilanjutkan dengan penelitian syarat pencalonan dan syarat calon oleh KPU, kemudian penetapan Pasangan Calon, pemeriksaan kesehatan, Kampanye dan pemungutan suara di Tempat Pemungutan Suara.  Usai pemaparan materi dilanjutkan dengan dialog interaktif narasumber dan para mahasiswa berkaitan dengan tahapan pemilu khususnya pencalonan sampai pemungutan suara dan penetapan hasil pemilu dan pemilihan. Kegiatan KPU mengajar diikuti  mahasiswa magang  dari Jurusan Ilmu Komunikasi FISIP dan Fakultas Hukum Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira), serta Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Kupang.


Selengkapnya
54

Baharudin menjadi narasumber BIMTEK Penulisan Berita dan Opini

Kupang, ntt.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara TimurAnggota Komisi Pemilihan Umum  Provinsi Nusa Tenggara Timur Baharudin Hamzah menjadi narasumber kegiatant Bimbingan Teknis Penulisan Berita dan Opini bagi pimpinan dan jajaran sekretariat KPU Belu  yang digelar  Selasa (10/2) secara daring. Bimtek dibuka oleh Anggota KPU Kabupaten Belu, Herlince Emiliana Asa didampingi Anggota KPU Kabupaten Belu Maria Gizela Lumis, Sekretaris KPU Kabupaten Belu Simon A Lau,  pejabat struktural, pejabat fungsional, dan staf. Bimtek dipandu moderator Anggota KPU  Maria Gizela Lumis. Dalam sambutannya, Herlince menyampaikan pentingnya  penguasaan teknik menulis berita dan opini sebagai sarana untuk mengedukasi  masyarakat melalui informasi yang akurat dan aktual. Sementara itu, narasumber Baharudin Hamzah  dalam pemaparan materinya, menguraikan tentang pentingnya membedakan penulisan berita dan opini, berkaitan dengan substansinya. Menurut Kadiv Sosdiklih Parmas & SDM KPU NTT itu,  berita tidak boleh dicampur opini, tapi yang tersaji adalah fakta dan peristiwa. Sedangkan opini adalah pandangan dapat bersumber dari data, fakta atau peristiwa  dan  sikap penulis terkait isu tertentu. Penulisan opini lanjut Bahar, dimulai dengan penentuan isu yang layak ditulis bersifat aktual, relevan, dan dikuasai oleh penulis. Mantan jurnalis itu menambahkan, staf pengelola berita di lingkungan KPU,  harus memahami standar kalimat jurnalistik, memastikan kejelasan informasi kegiatan unit atau bagian yang akan diberitakan, mengorganisir  redaksi, serta melakukan pengumpulan data dan informasi sesuai kaidah 5W+1H. Selain itu, ia juga menekankan pentingnya pemilihan  foto sebagai berita lengkap dengan keterangannya, serta sudut dan waktu  pengambilan gambar yang tepat guna mendukung kualitas pemberitaan.


Selengkapnya
68

KPU NTT Melaksanakan Kegiatan Internalisasi Penyelamatan Arsip dan Alih Media

Kupang, ntt.kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Nusa Tenggara Timur  gelar  kegiatan Internalisasi Penyelamatan Arsip dan Ahli Media, Selasa (10/2/2026). Kegiatan ini dibuka oleh Plh. Kepala Bagian Keuangan, Umum, dan Logistik Maria E. Silla,  dihadiri Ketua KPU Provinsi NTT Jemris Fointuna bersama anggota, pejabat struktural, pejabat fungsional  KPU Provinsi NTT.  Dalam arahannya Maria mengatakan, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran jajaran KPU Provinsi NTT pentingnya pengelolaan arsip yang tertib, aman, dan berkelanjutan. Sementara itu Ketua KPU Provinsi NTT  Jemris Fointuna dalam sambutannya menegaskan, arsip memiliki nilai strategis sebagai sumber informasi, bahan pertanggungjawaban, dan dokumentasi penting dalam penyelenggaraan pemilu dan pemilihan.  Seluruh subbagian diharapkan mampu menata dan mengelola arsip dengan baik agar mudah diakses serta mendukung transparansi dan akuntabilitas lembaga. Ia menekankan pentingnya pengelolaan arsip digital yang aman dan berkelanjutan, termasuk perlindungan data dari risiko virus dan kehilangan. Selain itu, arsip fisik perlu disimpan secara rapi dan terlindungi dari berbagai faktor kerusakan agar tetap bernilai guna dalam jangka panjang. Kegiatan ini diikuti seluruh staf sekretariat KPU Provinsi NTT.


Selengkapnya