Komisi Pemilihan Umum Provinsi Nusa Tenggara Timur menggelar Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Divisi Sosdiklih Parmas & SDM Tahun 2026, Kamis, 29 Januari 2026.Kegiatan ini dilaksanakan secara daring diikuti oleh jajaran KPU Kabupaten/Kota se-NTT
Rapat kordinasi dibuka oleh Anggota KPU Provinsi NTT, Baharudin Hamzah didampingi Plt. Sekretaris KPU Provinsi NTT Melanie S. W. Hege, Kasubbag Hukum dan SDM Bathseba S. Dapatalu, serta jajaran sekretariat bagian Parhumas & SDM.
Dalam sambutannya, Baharudin yang juga Ketua Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM.menegaskan, sinkronisasi bukan hanya soal kesamaan jadwal, melainkan kesepahaman makna.
Menurut Baharudin, rakor menjadi forum strategis menyelaraskan perencanaan program Sosdiklih Parmas dan SDM agar selaras dengan kebijakan KPU dan KPU daerah. Ia menambahkan, Rakor bukan sekadar rutinitas tahunan, tetapi ruang refleksi bersama.
Dalam pemaparannya, Bahar memaparkan rencana kegiatan Tahun anggaran 2026 berikut, sasaran, target, hasil yang dicapai baik menggunakan APBN dan non-APBN dengan prinsip kolaborasi, keberlanjutan, inklusivitas.
Program non-APBN meliputi penguatan kapasitas SDM melalui diskusi tematik KoPi Parmas, literasi kepemiluan digital, Bimtek penulisan berita, pelatihan komunikasi publik, produksi konten kepemiluan dan penulisan buku Pilkada Jilid 2. Program APBN terkait pendidikan pemilih berkelanjutan 'KPU Mengajar', serta Pendidikan pemilih special selama bulan Ramadhan 1447 Hijriyah.
Pada kesempatan Rakor tersebut, KPU Provinsi NTT juga memberikan apresiasi penganugerahan pengelola kehumasan kepada Satuan Kerja KPU Kabupaten/Kota sub bagian Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Masyarakat, dan SDM atas capaian kinerja dalam pengelolaan portal informasi digital sepanjang Tahun 2025.
Selengkapnya